Ikut Urus UMKM di Gernas BBI, Luhut: Menyangkut Puluhan Juta Lapangan Kerja

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 12 Okt 2021 11:54 WIB
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi salah satu pejabat yang mendapatkan banyak 'tugas tambahan' dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu tugas tambahan itu adalah menjadi Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Gernas yang satu ini membuat Luhut harus ikut mengurus UMKM. Lewat Gernas BBI pemerintah ingin mempromosikan produk-produk UMKM agar lebih banyak dibeli, salah satu caranya adalah membuat para UMKM melek digital.

Luhut sempat bercerita mendapat kritik dari banyak pihak yang menyudutkannya ikut mengurus UMKM. Menjawab hal itu, dia bilang UMKM sangat penting untuk dijaga keberlangsungannya karena menyangkut jutaan lapangan kerja. Maka dari itu dia mau memimpin Gernas BBI.

"Orang ini banyak bilang UMKM ini, apa lagi sih si Luhut kerjain ginian? Eh ini menyangkut puluhan juta lapangan kerja, ada 60 juta orang yang bekerja dalam UMKM ini," sebut Luhut saat memberi arahan dalam acara Grand Launching Gernas BBI Kalimantan Timur secara virtual Selasa (12/10/2021).

Dia bilang Gernas BBI juga bukan program yang main-main. Program ini merupakan perintah langsung dari Presiden Jokowi.

"Ini dibuat langsung sama Presiden dan dia minta ini dilakukan dengan baik," ungkap Luhut.

Luhut menjelaskan hingga September 2021 ini saja, Gernas BBI berhasil membuat lebih dari 8 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital sejak diluncurkan pada pertengahan tahun lalu.

Totalnya, menurut Luhut, sudah ada 16 juta UMKM di Indonesia yang masuk ke dalam ekosistem digital. Dengan masuk ekosistem digital, maka usaha-usaha kecil bisa mendapatkan pasar yang lebih besar.

"Totalnya sekarang sudah lebih dari 16 juta UMKM yang on boarding, ini harus diimbangi juga dengan kualitas produknya ya," kata Luhut.

(hal/ara)