Mobil Listrik Laris Manis, Tesla Raup Untung Rp 22 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 09:56 WIB
CEO Tesla Elon Musk melanggar aturan lockdown dengan membuka kembali pabrik Tesla di Fremont, California, AS. Area parkir pabrik Tesla yang penuh dengan mobil baru.
Foto: AP Photo/Ben Margot
Jakarta -

Produsen mobil listrik Tesla membukukan pendapatan operasional sebesar US$ 2,1 miliar atau naik sebanyak 30% dibanding rekor yang ditembus pada kuartal II. Laba per saham juga 17% lebih tinggi dari konsensus analis yang disurvei Refinitif.

Dikutip dari CNN, Kamis (21/10/2021), pendapatan Tesla naik 15% menjadi US$ 13,8 miliar. Kemudian, dan hampir empat kali lipat dari pendapatan tahun sebelumnya.

Perusahaan menyatakan masih mengalami masalah untuk mendapatkan chip dan bahan baku lainnya. Meski, hal tersebut berhasil diatasi pada kuartal III.

"Berbagai tantangan, termasuk kekurangan semikonduktor, kemacetan di pelabuhan, dan pemadaman bergilir telah mempengaruhi kemampuan kami untuk menjaga pabrik tetap berjalan dengan kecepatan penuh," kata perusahaan dalam pernyataannya.

"Kami terus menjalankan lini produksi kami sedekat mungkin dengan kapasitas penuh jika kondisi memungkinkan. Sementara pertumbuhan yang berlanjut tetap menjadi tujuan kami, besarnya pertumbuhan akan ditentukan sebagian besar oleh faktor luar," tambahnya.

Pada pertemuan tahunan baru-baru ini, CEO Tesla Elon Musk mengingatkan jika penanganan masalah rantai pasok ini mahal.

"Kami melihat tekanan biaya yang signifikan dalam rantai pasokan kami," katanya saat itu.

Tesla sendiri kemudian menaikkan harga mobilnya. Meski, persaingan mobil listrik menjadi semakin ketat dengan produsen lainnya seperti Volkswagen, General Motors dan Ford. Perusahaan sebelumnya mengungkapkan bahwa mereka memiliki rekor penjualan pada kuartal tersebut, naik 20% dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, dan naik 73% dari periode tahun sebelumnya.

Kinerja yang baik ini menjadi tanda dari pertumbuhan pembeli mobil yang menuju kendaraan listrik. Demikian disampaikan Daniel Ives, analis teknologi untuk Wedbush Securities.

"Angka pengiriman ini, dikombinasikan dengan penghasilan yang mengesankan ini, menunjukkan permintaan EV yang terlihat cukup kuat untuk Tesla menuju kuartal keempat dan 2022," tulisnya dalam sebuah catatan kepada klien.



Simak Video "Ngulik Tesla Model 3 Milik Polri untuk Patroli"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)