Drone Tebar Pupuk Bakal Wira-wiri di Atas Lahan Pertanian Jabar

Yudha Maulana - detikFinance
Jumat, 22 Okt 2021 16:49 WIB
Ilustrasi Drone
Ilustrasi/Foto: (iStock)
Bandung -

Pemprov Jawa Barat melalui BUMD Agro Jabar meneken kontrak bisnis dengan PT Pindad (Persero) terkait pengembangan dan digitalisasi bidang pertanian. Kesepakatan bisnis ini dilakukan Dirut PT Pindad Abraham Mose dan Dirut PT Agro Jabar Kurnia Jafar di acara West Java Investment Summit (WJIS) 2021 di Hotel Savoy Homann, Bandung, Kamis (21/10/2021).

Kurnia Fajar mengatakan kerja sama ini akan mengubah wajah pertanian Jabar menjadi lebih modern. Mulai dari memberi pupuk memakai drone, ada juga alat tanam dan panen, hingga pasca panen menggunakan mobile dryer.

Diharapkan dengan terjalinnya kerja sama ini, pertanian Jabar bisa menjadi lebih sejahtera. "Pindad membantu kami membuat mesin-mesin ini menjadi custom, disesuaikan dengan tantangan wilayah Jawa Barat," katanya dalam keterangan resmi Agro Jabar, Jumat (22/10/2021).

"Dengan tingkat kelembapan di Indonesia, mobile dryer itu penting," imbuhnya.

Fajar mengatakan, alat-alat dari Pindad ini akan dipergunakan di wilayah pertanian Jabar secara lebih masif. Agro Jabar di ajang WJIS 2021 juga menjalin kesepakatan pembiayaan dengan Bjb. Menurutnya lewat kerjasama ini maka petani yang menggunakan teknologi buatan Pindad bisa dimudahkan oleh skema pembiayaan yang ringan.

"Bagaimana caranya pembiayaan itu dimudahkan. Jadi petani menggunakan teknologi ini terasa murah, tidak lagi harus membeli alat-alat atau mesin pertanian yang mahal, tapi perbankan menyediakan fasilitas kredit, yang terjangkau para petani," katanya.

Bersamaan dengan kerja sama tersebut, pihaknya juga menjalin kesepakatan kerjasama dengan 7 BUMD antara lain di Sumedang, Karawang, hingga Cianjur yang menjadi reseller produk-produk tersebut lewat pembentukan UPJA.

"Jadi ini adalah kolaborasi sesuai visi dan misi gubernur berkolaborasi dengan semua pihak. BUMD daerah juga diuntungkan karena tidak perlu modal, cukup komunikasi dengan stakeholder para petani dan penyuluh memakai teknologi milik Agro Jabar, nanti skemanya bisa bagi hasil," tuturnya.

(yum/hns)