ADVERTISEMENT

Lagi Heboh Aset-asetnya Disita, Tommy Soeharto Buka Rest Area Khusus Truk

Yudha Febrian Silitonga - detikFinance
Rabu, 10 Nov 2021 15:21 WIB
Karawang -

Hutomo Mandala Putra atau beken dikenal dengan Tommy Soeharto meresmikan Depo Logistik Terpadu Dawuan Berbasis 4.0 di Kawasan Industri PT Mandala Pratama Permai Karawang. Dalam peresmian tersebut, Tommy Soeharto hadir bersama para pengusaha logistik tingkat nasional dan internasional.

Di peresmian turut hadir Direktur Utama (Dirut) PT Mandala Pratama Permai juga pemilik Depo Logistik Terpadu Dawuan berbasis 4.0 atau Rest Area 4.0 dari PT Bintang Baru Raya (BBR) Logistik.

Dirut PT Mandala Pratama Permai Muhammad Saugi dalam sambutannya mengatakan simbolis peresmian Depo Logistik Terpadu Dawuan ini akan diresmikan oleh Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) selaku komisaris utama PT Mandala Pratama Permai.

"Hari ini Depo Logostik Terpadu Dawuan berbasis digital akan diresmikan di dalam kawasan industri PT Mandala Pratama Permai secara simbolis akan diresmikan oleh Komisaris Utama Bapak Haji Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), hari ini juga penandatanganan pembangunan pengelolaan air bersih juga ketiga re-launching Pasar Induk Modern Berkarya," kata Saugi dalam sambutannya di gelaran peresmian Rest Area 4.0 di kawasan Industri PT Mandala Pratama Permai, Cikampek, Karawang, Rabu (10/11/2021)

"Dengan teknologi informasi, fasilitas transportasi angkutan truk akan menjadi lebih efisien dan semakin menjangkau wilayah yang lebih luas," sambung Saugi.

Lanjutnya, Depo Logistik Terpadu Dawuan tentunya bisa melengkapi sarana yang dibutuhkan kawasan industri, sehingga efisiensi akan lebih mudah dicapai.

"Dengan teknologi informasi, fasilitas angkutan akan menjadi lebih efisien dan semakin menjangkau wilayah yang lebih luas," ungkapnya.

Adapun luas lahan dijelaskannya yakni lahan Rest Area 4.0 seluas 3 hektar, Pengelolaan Air Bersih 1 hektar dan Pasar Induk Modern Berkarya seluas 12 hektar.

"Rest area itu 3 hektar, pengelolaan air bersih untuk kebutuhan itu 1 hektar, dan Pasar Induk Modern Berkarya seluas 12 hektar," katanya.

Penjelasan lengkap Tommy Soeharto di halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT