Buruan Pindah ke TV Digital, Siaran Analog Bakal 'Disuntik Mati'

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 16 Nov 2021 12:47 WIB
Ilustrasi migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO).
Foto: Getty Images/EyeEm/Rene Wassenbergh / EyeEm
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah meminta kepada masyarakat untuk segera beralih ke siaran TV digital. Sebab setahun lagi, siaran TV analog akan dimatikan oleh pemerintah.

Proses migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) akan dimulai pada 30 April 2022 mendatang dan berakhir sepenuhnya pada 2 November 2022.

"Oleh karena itu, kami mengajak untuk segera beralih ataupun migrasi dari perangkat TV analog ke digital," ujar Staf Khusus Menkominfo Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/11/2021).

Niken menegaskan meski beralih ke siaran TV digital, masyarakat tetap dapat menonton siaran tersebut gratis seperti sebelumnya. Di sisi lain, kualitas gambar, suara, dan fitur, TV digital lebih canggih dibandingkan siaran TV analog.

"Masyarakat tidak perlu membayar, tidak perlu berlangganan atau membeli pulsa untuk menonton. Dengan TV digital siaran akan lebih bersih gambarnya, jernih suaranya, canggih teknologinya," tandasnya.

Hanya saja, masyarakat perlu menggunakan perangkat Set Top Box untuk mendukung menangkap siaran TV digital apabila perangkat televisinya masih analog.

Di sisi lain, Kominfo beserta penyelenggara multipleksing (mux) mengatakan kalau pihaknya akan membagikan set top box gratis TV digital kepada keluarga miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir.

(fdl/fdl)