Ada Bisnis yang Masih Lancar Jaya di Tengah Pandemi, Apa Itu?

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 09:24 WIB
Ilustrasi bisnis plan
Foto: shutterstock
Jakarta -

Bisnis mainan anak di tengah pandemi covid-19 rupanya tak mempengaruhi daya jual. Contohnya, seperti yang dialami PT Pangeran Maju Bahagia (PMB) justru mendatangkan keuntungan.

Buktinya saja dari 600 pegawai sejak berdirinya PMB 2010, terhitung sudah 800 orang yang ikut mengembangkan bisnis ini. Alhasil dari penambahan tenaga kerja, produksi mainan buatan anak bangsa semakin banyak.

"Justru pandemi ini kami bersyukur masih tetap bertahan. Ada penambahan tenaga kerja yang tentunya produksi lebih banyak lagi," jelas Direktur PT PMB Hendra, Selasa (23/11/2021).

Tentu saja dengan penambahan produksi, brand PMB Toys juga mengutamakan layanan pelanggan lebih dekat lagi. Yaitu dengan membuka showroom dan customer care PMB Toys di Ruko Woodlake Alam Sutera, Tangerang.

"Kami berharap dapat mempermudah para konsumen dalam melakukan perbaikan atau pembelian produk. Tentunya kami ingin membahagiakan anak-anak Indonesia serta mendukung pemerintah memproduksi mainan buatan anak bangsa," tutur Hendra menambahkan.

Selain peresmian gerai showroom, PMB Toys juga meluncurkan product terbaru mereka, yaitu Toyota Fortuner Legender, Mitsubishi Triton, dan Honda PCX.

Ketiga produk ini sudah berlisensi resmi dari masing-masing perusahaan yang bekerjasama dengan PMB Toys. Dan pastinya semua mainan ini 100% buatan Indonesia.

"Sebelumnya brand Vespa sudah masuk jadi pilihan. Seiring dengan lisensi dari brand kenamaan, model yang kita buat sama persis sesuai dengan ketentuan pemilik brand," terang Hendra yang menyebut butuh waktu lama untuk mengurus lisensi.

Meski sudah mengantongi lisensi, harga jual unit mobil mainan ternyata terjangkau. Mulai dari Rp 900 ribu hingga Rp 1,7 juta. "Harga tetap bersaing dengan barang impor. Kita kan pengerjaan di dalam negeri jadi ada penekanan harga dibanding mainan dari luar negeri," sebutnya.

(fdl/fdl)