Anggaran MPR Turun Terus, Bamsoet Cs Desak Jokowi Copot Sri Mulyani!

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 01 Des 2021 12:20 WIB
Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati diprotes Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Alasannya karena alokasi anggaran belanja lembaga legislatif diklaim terus menurun.

Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad merasa anggaran belanja MPR untuk tahun 2022 kurang memadai. Pasalnya pimpinan MPR saat ini sudah bertambah jumlahnya dari 4 orang jadi 10 orang.

"Kami di MPR ini kan pimpinannya 10 orang, dulu cuma 4 orang. Anggaran di MPR ini malah turun, turun terus," kata Fadel kepada wartawan, dikutip Rabu (1/12/2021).

Pihaknya bahkan sudah menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penurunan ini. MPR juga telah mengundang Sri Mulyani untuk rapat bersama membahas anggaran, namun mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu disebut kerap kali tak datang.

"Pimpinan MPR rapat dengan Menkeu, kita undang dia, sudah atur waktu semuanya, tiba-tiba dia batalin dua hari kemudian, atur lagi, dia batalin," tutur Fadel.

Atas dasar di atas, MPR mendesak Jokowi untuk melengserkan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan. Menurut Fadel, menteri keuangan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan koordinasi dengan MPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat yang diisi oleh 575 anggota DPR RI dan 136 anggota DPD RI.

"Maka kami, ini atas nama pimpinan MPR RI mengusulkan kepada Presiden RI untuk memberhentikan saudari menteri keuangan, karena kami anggap menteri keuangan tidak etik, tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan kita demi untuk kelanjutan," tegas Fadel.

"MPR adalah sebuah lembaga tinggi negara, kita minta agar mendapatkan perlakuan yang wajar, dibandingkan dengan yang lain-lain," kata Fadel melanjutkan.

Senada, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak menghargai lembaga pimpinannya. Sebab, dalam beberapa kesempatan, Sri Mulyani tidak menghadiri undangan MPR untuk membahas refocussing anggaran.

Bambang menjelaskan pimpinan MPR dalam rapat pimpinan kemarin juga meminta Sri Mulyani menghargai hubungan antarlembaga tinggi negara. Dia pun menegaskan hal yang disampaikan Fadel bahwa Menkeu saat ini sulit diajak bekerja sama dengan MPR.

"Sudah beberapa kali diundang oleh Pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara," tegas pria yang akrab disapa Bamsoet itu.

Simak video 'Sempat Minta Jokowi Copot Sri Mulyani, Ini Penjelasan Pimpinan MPR':

[Gambas:Video 20detik]




(aid/eds)