Duduk Perkara MPR Minta Sri Mulyani Dicopot Gara-gara Anggaran

ADVERTISEMENT

Duduk Perkara MPR Minta Sri Mulyani Dicopot Gara-gara Anggaran

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 06:20 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI murka ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati karena telah memotong anggaran MPR dan kerap tak datang rapat. Kemarahan itu berujung permintaan agar Bendahara Negara itu dicopot.

"Atas nama pimpinan MPR RI, mengusulkan kepada Presiden RI untuk memberhentikan Saudari Menteri Keuangan karena kami anggap Menteri Keuangan tidak etik, tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan kita demi untuk kelanjutan," kata Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai Sri Mulyani tidak menghargai hubungan antar lembaga tinggi negara karena kerap tidak menghadiri undangan MPR untuk membahas refocusing anggaran.

"Sudah beberapa kali diundang oleh Pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara," tegas Bamsoet.

Sri Mulyani pun langsung merespons sikap pimpinan MPR tersebut dan ikut dibela oleh Pengamat Kebijakan Publik. Dirangkum detikcom, berikut kronologi atau duduk perkara yang membuat MPR minta Sri Mulyani dicopot:

1. Anggaran MPR Turun Terus-Kerap Tak Hadir Rapat

Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menyatakan anggaran belanja MPR untuk tahun 2022 kurang memadai. Pasalnya pimpinan MPR saat ini sudah bertambah jumlahnya dari 4 orang jadi 10 orang.

"Kami di MPR ini kan pimpinannya 10 orang, dulu cuma 4 orang. Anggaran di MPR ini malah turun, turun terus," kata Fadel.

Pihaknya bahkan sudah menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penurunan anggaran ini. MPR juga telah mengundang Sri Mulyani untuk rapat bersama, namun mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu disebut dua kali tak datang.

"Pimpinan MPR rapat dengan Menkeu, kita undang dia, sudah atur waktu semuanya, tiba-tiba dia batalin dua hari kemudian, atur lagi, dia batalin," tutur Fadel.

Sementara Ketua MPR Bambang Soesatyo menyebut beberapa kali Badan Anggaran MPR mengundang Sri Mulyani rapat untuk membicarakan refocusing anggaran penanggulangan COVID-19. Tetapi setiap diundang tidak hadir.

"Padahal, MPR RI senantiasa mendukung berbagai kinerja pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 serta pemulihan ekonomi nasional," tuturnya.

Tonton video 'Sempat Minta Jokowi Copot Sri Mulyani, Ini Penjelasan Pimpinan MPR':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT