ShopeePay Error Imbas Gedung Cyber Kebakaran, Kapan Normal Lagi?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 18:28 WIB
Ilustrasi belanja pakai ShopeePay.
Foto: dok. ShopeePay
Jakarta -

PT Shopee Internasional Indonesia (Shopee Indonesia) menjelaskan terkait layanan ShopeePay yang mengalami gangguan. Alasan gangguan karena kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber 1, Mampang, Jakarta Selatan.

"Dikarenakan kebakaran di Gedung Cyber, beberapa layanan Shopee dan juga layanan mitra kami mengalami gangguan," kata Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira kepada detikcom, Kamis (2/12/2021).

Meski begitu, pengguna diminta tidak perlu khawatir karena dalam beberapa waktu ke depan layanan akan pulih lagi. Semua data dan akun juga disebut dalam kondisi yang aman.

"Para pengguna dan mitra tidak perlu khawatir, transaksi yang telah dilakukan pelanggan dan mitra akan dapat segera dilakukan kembali. Semua data dan akun juga dalam kondisi yang aman," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah netizen mengeluhkan tidak bisa bertransaksi menggunakan ShopeePay. Keluhan itu langsung dijawab oleh Shopee bahwa memang sedang terjadi gangguan layanan dan pelanggan diminta untuk mencobanya lagi di kurun waktu 1x24 jam ke depan.

"Maaf ya atas kendala yang terjadi. Terkait kendala top up Shopeepay kamu, mimin infokan mohon kesediaan kakak untuk mencoba secara berkala ya," tuturnya.

Keluhan disampaikan oleh beberapa pengguna, seperti akun @b*e*doverrain yang mengaku tidak bisa melakukan transaksi dengan ShopeePay. Pihak Shopee pun menyarankan agar sementara waktu beralih menggunakan metode pembayaran lain.

"Maaf ya atas kendala tdk bs menggunakan metode pembayaran ShopeePay dikarenakan saat ini terdapat kendala sistem pd Shopee. Aku saranin saat ini km bs menggunakan metode pembayaran lainnya dan untuk sementara waktu dan mencoba secara berkala ya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan beberapa layanan juga mengalami gangguan imbas Gedung Cyber 1 kebakaran. Seperti PT Ajaib Sekuritas Asia dan PT IndoPremier Sekuritas atau IndoPremier Online Technology (IPOT).



Simak Video "Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Diduga Terlalu Lama Menghirup Asap"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)