d'Mentor

Resep Bisnis Ala Sandiaga Uno Untuk Milenial dan Gen Z

detikTV - detikFinance
Jumat, 03 Des 2021 06:10 WIB
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (menparekraf) Sandiaga Uno menilai sekarang ini waktu yang tepat untuk milenial dan generasi z mulai bisnis di era ekonomi kreatif dan digital. Kemajuan teknologi dan inovasi menjadi kata kunci menjadi entrepreneur kreatif di usia produktif.

"Untuk para gen z sekarang waktu yang tepat untuk merintis usaha sendiri, menjadi wirausaha mandiri, karena kalau kita ingin menjadi in the game kita harus mengambil peluang jadi pemenang jangan hanya on the site time, melihat dari kejauhan," ujar Sandiaga dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (1/12/2021).

Sandiaga mengatakan era digital dan ekonomi kreatif merupakan tantangan untuk gen z dan milenial merintis usaha. Apa yang diucap bukan sekedar isapan jempol sebagai pengusaha yang concern pada bisnis-bisnis kreatif kekinian.

"Karena kaum milenial terutama gen z menjadi salah satu kekuatan dan lokomotif, untuk kita membangun ekonomi berinovasi menciptakan peluang kerja. Siapa yang paling tahun gen z, tentunya gen z sendiri dan ini menjadi peluang dan modal utama dari gen z, untuk menciptakan entrepreneur - entrepreneur muda," sambung pria yang akrab disapa Sandi ini.

Sandi mengatakan jika dibandingkan dengan masanya dulu sebagai pengusaha dan sekarang, kemajuan teknologi dan sistem digital menjadi pembeda.

"Sekarang keniscayaan adalah digitalisasi apapun bisnis kita semua harus memasuki aspek digital, artificial intelligence, Internet of Think, Machine learning robotic dan lain sebagainya, yang kedua sekarang di setiap bisnis kita harus ada aspek berkelanjutan dulu di jaman saya 20 - 30 tahun lalu, tidak banyak berpikir tentang keberlanjutan lingkungan pada saat itu konsep keberlanjutan itu masih sangat awam," paparnya.

Sandi meminta untuk gen Z dan milenial yang baru mulai bisnis tidak cepat patah arang. Kesalahan adalah guru untuk terus melakukan inovasi.

"Justru kegagalan adalah pintu peluang kita berinovasi dan kegagalan adalah anak tangga kita untuk mencapai kesuksesan. Jadi lima hal yang ingin saya titipkan kepada pemula yang ingin mulai bisnis knowledge, fokus, analisa tajam, tidak takut kepada kegagalan dan berani mengambil resiko. Yakinlah bawa usaha, tidak pernah khianati hasil, hasil yang akan kita dapat seusai dengan ikhtiar," pungkas Sandi.

(ed/fuf)