ADVERTISEMENT

d'Mentor

Tak Selalu Seindah di Medsos, Ini Resiko Punya 'Tuyul Kripto'

detikTV - detikFinance
Kamis, 09 Des 2021 15:52 WIB
Jakarta -

Pengusaha tambang kripto Desi Indarti membagikan pengalaman hidupnya dengan 'tuyul' kripto. Penambang kripto juga memiliki resiko yang sangat besar loh.

"Jangan mau instan-instan karena lihat orang orang, banyak itu konten di TikTok dan IG. Semua bisnis itu apalagi kripto sangat-sangat beresiko, kasihan kalau orang paksakan," ujar Desi dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (8/12/2021).

Desi menceritakan salah satu pengalaman, dirinya dapat telepon dari orang yang ingin beli alat mining kripto. Tetapi pembelinya mempunyai pikiran dengan gunakan tabungan anaknya.

"Ada satu cerita yang pernah telepon kebetulan yang angkat bu saya mau beli mesin cuan tapi saya mau ambil uang tabungan anak atau apa, saya marahi. saya bilang, 'ini jangan memaksakan pak', tapi itu keputusan masing-masing," paparnya.

Salah satu resiko dalam investasi alat tambang kripto dikatakan Desi adalah nilai tukar aset kripto yang fluktuatif. Apa yang diraih saat ini didapat dengan banyak pengorbanan.

"Ya ketika market turun gimana ? Tadi di kripto naik 300% turun bisa 700%, saya juga dulu awal berdarah-darah antara dulu bisa miskin banget bisa kaya banget antara di 2018 itu tapi ya itu harus ambil keberanian juga," tutur Desi.

Oleh karena itu Desi mengingatkan untuk calon miner atau penambang kripto, untuk gunakan uang dengan bijak dalam investasi. Sebab modal dan resiko yang didapat dari bisnis kripto sangat besar.

"Sebelum jadi miner point paling penting gunakan uang dingin jangan dipaksakan, karena semua bisnis itu ada resiko," tutup Desi.

(ed/fua)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT