Dana Pensiun, Kenali Pengertian Jenis, Fungsi & Perhitungannya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 13 Des 2021 13:52 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Tumpuka Uang, Ilustrasi Dana Pensiun
Jakarta -

Dana pensiun untuk hari tua merupakan salah satu hal yang penting. Jika bisa dimulai lebih awal, maka akan jauh lebih baik.

Namun, seberapa pentingkah dana tersebut? Apa saja fungsi dana pensiun? Bagaimana contoh perhitungan dana pensiun jika kamu ingin menyiapkannya dari sekarang? Melansir dari situs resmi bank OCBC NISP, berikut penjelasan terkait dana pensiun:

Pengertian dana pensiun

Berdasarkan yang tertuang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dana pensiun adalah sekumpulan dana yang diperoleh dari iuran tetap tiap peserta ditambah penyisihan penghasilan perusahaan, serta para peserta memiliki hak mendapatkan bagian keuntungan itu setelah pensiun.

Sementara itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 1992, pengertian dana tersebut adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program dengan janji manfaat pensiun.

Dari kedua pengertian dana pensiun di atas, dapat disimpulkan bahwa dana pensiun merupakan dana yang dikumpulkan oleh lembaga tertentu dengan menggunakan iuran pekerja untuk diberikan kembali kepada pekerja pada saat masa pensiun.

Fungsi dana pensiun

Secara umum, fungsi dana pensiun terbagi berdasarkan tiga hal, yakni fungsi bagi perusahaan, bagi karyawan, dan bagi penyelenggara program dana hari tua.

1. Bagi perusahaan
- Memberikan penghargaan kepada setiap karyawan karena telah memberikan pengabdian terhadap perusahaan.
- Menciptakan rasa aman untuk karyawan agar mampu menurunkan tingkat karyawan yang berhenti bekerja.
- Meningkatkan citra sebuah perusahaan ketika menjalankan bisnis.
- Meningkatkan motivasi kerja karyawan, sehingga produktivitas perusahaan juga meningkat.

2. Bagi karyawan
- Hari tua yang umumnya sulit untuk melanjutkan kerja dan meraih pendapatan, bisa tergantikan oleh dana hari tua yang sudah dikumpulkan sejak lama. Rasa aman bisa terjaga dan motivasi kerja saat masa muda bisa terus dipertahankan.
- Jika penerima dana ini meninggal, dana tersebut bisa diwariskan pada keluarga yang masih hidup. Sehingga, rasa aman juga didapatkan oleh keluarga penerima.

3. Bagi penyelenggara program
- Penyelenggara program memiliki kesempatan untuk mengelola dana agar menghasilkan keuntungan, sebab iuran dana hari tua dapat digolongkan ke dalam investasi.
- Mendukung program pemerintah dalam pengadaan dana hari tua.
- Sebagai aktivitas bakti sosial kepada peserta iuran dana tersebut.

Produk dana pensiun

Produk dana pensiun di Indonesia biasanya terbagi menjadi dua program. Penjelasannya bisa sobat OCBC NISP pahami di bawah ini:

Jenis dana pensiun

Jenis dana pensiun secara umum terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan pihak yang memberikan program dana pensiun tersebut. Apa saja itu? Berikut penjelasannya:

1. Pemberi kerja
Jenis yang pertama adalah dana yang dibuat oleh individu atau sebuah badan yang mempekerjakan karyawan. Individu atau badan tersebut berlaku sebagai pendiri dan menyelenggarakan program dana hari tua tersebut untuk seluruh karyawan.

Iurannya bersifat pasti dan pemberian hasil pengumpulan dana kepada karyawan adalah kewajiban pemberi kerja.

2. Lembaga asuransi kesehatan
Jenis berikutnya adalah dana yang diselenggarakan oleh perusahaan asuransi jiwa untuk perorangan, baik untuk karyawan kantor maupun pekerja independen, dan terpisah dengan dana hari tua dari pemberi kerja.

3. Lembaga keuangan
Jenis yang terakhir dana yang dibuat oleh lembaga keuangan seperti bank. Sehingga, iurannya bersifat pasti dan hanya dibebankan pada pemberi kerja, serta besarannya berdasar pada keuntungan pemberi kerja.

Contoh perhitungan dana pensiun

Jika hendak menghitung seberapa besar dana yang diperlukan, maka kamu perlu merencanakan dan memperkirakan kapan waktu untuk pensiun.

Berdasarkan data Bank Dunia, rata-rata usia harapan hidup di Indonesia adalah 71 tahun. Secara umum, orang di Indonesia akan pensiun pada usia 60 tahun. Maka, ada 11 tahun yang perlu kamu siapkan sebagai simpanan selama pensiun.

Sebagai contoh perhitungan dana pensiun, diketahui gaya hidup kamu menuntut biaya sebesar Rp7 juta per bulan, maka:

Rp7 juta x 12 bulan x 11 tahun = Rp924 juta

Sehingga, agar bisa hidup di 11 tahun masa pensiun, setidaknya kamu perlu mengumpulkan dana sebesar Rp924 juta yang bisa dikumpulkan dalam waktu yang lama. Perlu diingat bahwa contoh yang tertulis di atas belum termasuk inflasi yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Itulah penjelasan terkait pengertian dana pensiun, produk, jenis, serta contoh yang mungkin bisa kamu pertimbangkan untuk mempersiapkan dana tersebut mulai dari sekarang. Dana hari tua merupakan simpanan yang penting, sehingga pastikan kamu merencanakannya dengan secara matang, ya!

(fdl/fdl)