Oh Ini! Penyebab Harga Emas Selalu Naik Turun

dtv - detikFinance
Kamis, 23 Des 2021 13:40 WIB
Jakarta -

Emas merupakan salah satu instrument investasi yang selalu disebut investor 'safe heaven'. Karena nilainya yang cenderung naik dan sedikit turun tiap tahunnya.

Jika melihat ke belakang, Founder Traderindo dan Analis Komoditas, Wahyu Laksono mengatakan di kala krisis terjadi nilai emas mencetak level tertinggi. Belakangan dampak dari pandemi akhirnya membuat krisis, sehingga harga emas naik.

"Kalau bicara sejarah emas selalu mencetak level tertinggi ketika ada krisis, itu sudah pasti. Jadi secara traditional, kedua store of value yang ketiga safe heaven, waktu WTC meledak emas terdongkrak, waktu global ekonomi di 2008 emas tembus 1.000 untuk pertama kali terbang menjadi 1.900 dan pandemi kemarin 2020 tembus lagi 2.200," ujar pemilik akun youtube Traderindo Oficial di acara d'Mentor detikcom, Rabu (22/12/2021).

Sekalipun dalam perdagangan kemarin harga emas dunia sempat koreksi, Wahyu katakan kondisi tersebut bukan akibat varian Omicron. Melainkan kebijakan tapering elite global.

"Kecemasan kita maksud di sini, bukan hanya kecemasan Omicron tapi dampak pandemi varian delta, omicron dan lain-lain, yang pada ujungnya di kemudian hari adalah mencetak uang, akhirnya membuat nilai uang itu rendah dibanding emas. Jadi kecemasan ekonomi ini lebih cenderung depresiasi dan nilai emas cenderung lebih tinggi," paparnya.

Wahyu menilai tidak jika melihat dari kondisi sekarang, bisa jadi momentum untuk investasi emas. Oleh karena itu tidak ada terlambat untuk memulainya.

"Emas itu kapan pun akan tepat untuk investasi tidak ada kata terlambat untuk emas karena emas pada akhirnya akan selalu naik," pungkas.

(edo/fuf)