BI Proyeksi Ekonomi Ri Tumbuh 5,5% di 2022, Ini 'Bensinnya'

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 24 Des 2021 12:24 WIB
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan lagi suku bunga acuannya. Kini BI 7 Days Repo Rate turun jadi 5,5%.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan tumbuh 4,7% sampai 5,5%. Lebih tinggi dibandingkan proyeksi tahun 2021 di angka 3,2% hingga 4,4%.

Gubernur BI Perry mengungkap ada berbagai sumber yang bisa mendorong ekonomi Indonesia tahun depan. Pertama dalam sisi ekspor dengan harga dan volume yang tinggi.

"Sumbernya dari mana lagi? Beberapa pemulihan investasi dari proyek strategi nasional, seperti MRT Jakarta maupun di berbagai proyek strategi nasional," katanya dalam webinar virtual, Jumat (24/12/2021).

Selain itu, pihaknya optimis Penanam Modal Asing (PMA) bisa meningkat. Lalu dari sisi konsumsi masyarakat sehingga wisatawan juga sudah meningkat sejak kuartal IV-2021 ini.

"Tahun depan akan lebih baik lagi dengan mengandalkan vaksinasi, pembukaan berbagai sektor khususnya di sektor ritel. Stimulus yang baik dari sisi fiskal maupun dari sisi Bank Sentral," ucapnya.

Perry meyakini inflasi tetap terkendali di angka 3% dan kredit akan naik dari sebelumnya 4%-6% menjadi 6% hingga 8%. Kemudian, dari sisi defisit transaksi diperkirakan akan tetap rendah di tahun depan.

"Inflasi InsyaAllah terkendali di 3% plus minus 1%" dan kredit akan naik dari 4 sampai 6% ke 6% sampai 9%. Kondisi di sektor keuangan likuiditasnya juga sangat melimpah," imbuhnya.

(das/das)