AS Mau Umumkan Tapering Lebih Cepat, Sri Mulyani: Tetap Waspada!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 21 Des 2021 10:44 WIB
Poster
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada beberapa faktor global yang perlu diwaspadai. Pertama, kata Sri Mulyani, terkait rencana Amerika Serikat (AS) mengurangi stimulus (tapering) dan menaikkan suku bunga lebih banyak pada tahun depan.

"Kita tetap waspada dari sisi ekonomi terutama yang berasal dari aspek dinamika global, baru-baru ini Amerika mengumumkan bahwa mereka akan melakukan tapering jauh lebih cepat, dan juga akan melakukan kenaikan suku bunga lebih banyak pada 2022," kata Sri Mulyani dalam APBN Kita, Selasa (21/12/2021).

"Ini yang menyebabkan beberapa gejolak di pasar keuangan dalam minggu terakhir ini," sambungnya.

Lanjutnya, di Eropa dan Inggris kasus varian omicron mengalami lonjakan. Kemudian, adanya ancamannya inflasi yang tinggi dan disrupsi dari sisi tenaga kerja.

Tak hanya itu, Sri Mulyani mengatakan, faktor global yang perlu diwaspadai ialah berasal dari China. Sebab, negara tersebut melakukan penyesuaian menuju pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

"Dari sisi lain China sebagai ekonomi kedua terbesar juga sadang mengalami adjustment menuju pada pertumbuhan yang berkualitas dan berorientasi pada hijau, dan disrupsi di sisi suplai dan ancaman inflasi akan menjadi salah satu faktor yang harus dilihat secara seksama," ujarnya.

Tonton Video: Sri Mulyani Pamer Neraca Perdagangan November 2021 Tertinggi dalam 14 Tahun

[Gambas:Video 20detik]



(acd/fdl)