Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Oktober-Desember 2021 Tembus 5%

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 03 Jan 2022 16:35 WIB
Momen kegiatan Menlu Retno Marsudi dan Menkeu Sri Mulyani di sela kegiatan KTT G20 di Roma
Menteri Keuangan Sri Mulyani/Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2021 tembus 5%. Hal itu ditopang oleh berbagai indikator yang sudah menunjukkan pemulihan.

"Kita memperkirakan di kuartal keempat pertumbuhan akan mencapai di 5%," katanya dalam konferensi pers APBN 2021 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2022).

Jadi, secara total pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun lalu berada di angka 3,7% atau di rentang 3,5-4%.

Pertumbuhan ekonomi Q4 2021 diperkirakan berada di atas 5% didukung oleh menguatnya aktivitas konsumsi, investasi, dan masih tingginya ekspor seiring terkendalinya kondisi pandemi COVID-19.

Konsumsi rumah tangga juga menguat, termasuk di kategori transportasi dan leisure yang sempat tertahan akibat varian Delta di kuartal III. Aktivitas investasi turut meningkat seiring membaiknya rantai pasok (supply chain) dan penyelesaian proyek strategis nasional (PSN).

Ekspor dan impor juga diperkirakan masih tumbuh tinggi hingga kuartal IV-2021, terutama kinerja ekspor non-migas.

Di sisi lain masih terdapat risiko yang menghantui perekonomian, selain risiko varian Omicron, risiko global juga meningkat, terutama terkait percepatan tapering off Amerika Serikat (AS), meningkatnya tekanan inflasi global, serta perlambatan ekonomi di China.

(toy/fdl)