Pendiri Sophie Paris Garap Bisnis O2O Commerce di Indonesia

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 09:47 WIB
Sophie Paris
Foto: Dok. Sophie Paris
Jakarta -

Disrupsi pandemi Covid-19 telah mendorong Bruno Hasson, pendiri merek Sophie Paris dan BrunBrun Paris untuk membuat langkah baru dengan merubah strategi bisnis dan restrukturisasi jaringan bisnis fashion dan kecantikan miliknya.

Pada 2020, Bruno sekaligus mendirikan tiga perusahaan baru guna mendukung realisasi membangun ekosistem online-to-offline (O2O) commerce yang terintegrasi secara menyeluruh.

"Datangnya pandemi mendorong kami untuk berpikir lebih jauh dari sekedar evolusi bisnis melalui transformasi digital, namun revolusi dalam cara kita berbisnis. Kami mencoba untuk melakukan ekspansi bisnis di berbagai segmen dengan mendirikan pabrik manufaktur produk kosmetik dan kecantikan kulit, serta mendirikan bisnis baru di segmen solusi gudang dan logistik," jelas Bruno, Selasa (11/1/2022).

Bruno lantas fokus pada segmen operasional ritel dari PT Omnichannel Retail Indonesia, induk perusahaan dan operator Sistersel, sebuah platform ritel berbasis Direct to Consumer (D2C) dilengkapi dengan toko online and offline yang menawarkan berbagai produk fashion dan kecantikan dengan harga terjangkau.

Sistersel bertujuan untuk menjadi sebuah wadah dan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk dapat memulai bisnis online secara mudah dengan menjadi dropshipper, reseller, dan social seller di dalam rumah.

Dia juga memiliki konsep offline store atau toko fisik yang menawarkan lebih dari 50 merek kosmetik terlaris di Indonesia, serta berbagai macam produk unggulan BrunBrun Paris dan Sophie Martin. Selain itu, Sistersel juga menawarkan konsep bisnis waralaba bagi para calon pebisnis yang ingin mengembangkan bisnis di industri fashion dan kecantikan.