Pemerintah Subsidi Kereta Rp 3,2 Triliun buat 250 Juta Penumpang

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 19:45 WIB
Penumpang menaiki kerete api ekonomi Airlangga di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (1/10/2021). Mulai 1 Oktober KAI mengoperasikan KA Airlangga yang merupakan KA kelas ekonomi PSO dengan relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelontorkan Rp 3,2 triliun lebih untuk mensubsidi pengguna kereta api. Rinciannya, untuk penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) Rp 3,051 triliun dan subsidi Kereta Api Perintis Rp 186,7 miliar.

Kemenhub menugaskan PT KAI untuk melaksanakan pelayanan tersebut. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kontrak penyelenggaran PSO dan subsidi kereta api perintis tahun 2022, yang dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian Zulfikri dan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo, disaksikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (12/1/2022).

"Ada dana pemerintah sekitar Rp 3,2 triliun lebih, dititipkan kepada PT KAI untuk melayani sekitar 250 juta pergerakan orang. Kami akan mengawal agar kegiatan PSO dan subsidi perintis ini bisa dijalankan dengan baik," kata Budi dikutip detikcom dari keterangan tertulis.

Dia menjelaskan pemberian anggaran tersebut telah melalui proses diskusi yang panjang dengan PT KAI dan dilakukan secara selektif, agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kita ingin memberikan kemudahan, kepastian dan keselamatan bagi pengguna jasa kereta api. Untuk itu, unsur keselamatan dan pelayanan prima harus dipenuhi dengan baik," paparnya.

Budi mengapresiasi PT KAI yang konsisten melakukan perbaikan dan peningkatan layanan kepada para pengguna jasa kereta api. Dia berharap kedepannya perusahaan perkeretaapian milik negara itu terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik.

"Kedepan, PT KAI mampu mengelola dana secara mandiri agar bisa tetap profit, tetapi juga memberikan pelayanan secara baik," jelasnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.