Non Stop! Neraca Dagang RI Terus Surplus Selama 20 Bulan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 17 Jan 2022 19:45 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat di Jakarta International Container Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tetap jalan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpuruk. Begini suasananya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2021 mencatatkan surplus sebesar US$ 1,02 miliar. Surplus ini merupakan lanjutan dari bulan-bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengungkapkan surplus neraca dagang ini sudah terjadi selama 20 bulan berturut-turut.

"Surplus ini terjadi karena ekspor pada Desember 2021 sebesar US$ 22,38 miliar dan impor US$ 21,36 miliar," kata dia dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Selain itu, surplus saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah selama 15 tahun terakhir.

Komposisi surplus ini diperoleh dari transaksi perdagangan sektor nonmigas sebenarnya lebih tinggi, yakni US$ 3,3 miliar, namun tereduksi oleh defisit perdagangan sektor migas US$ 2,28 miliar.

Selama Januari-Desember 2021, meskipun sektor migas mengalami defisit US$ 13,25 miliar, namun masih terjadi surplus pada sektor nonmigas US$ 48,59 miliar, sehingga secara total mengalami surplus US$ 35,34 miliar.

Nilai ekspor Indonesia Desember 2021 mencapai US$22,38 miliar atau turun 2,04% dibanding ekspor November 2021. Dibanding Desember 2020 nilai ekspor naik sebesar 35,3%.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Desember 2021 mencapai US$231,54 miliar atau naik 41,88% dibanding periode yang sama tahun 2020. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$219,27 miliar atau naik 41,52%.

Nilai impor Indonesia Desember 2021 mencapai US$21,36 miliar, naik 10,51% dibandingkan November 2021 atau naik 47,93% dibandingkan Desember 2020.

Berikut catatan surplus neraca dagang RI :

Januari surplus US$ 2 miliar
Februari surplus US$ 2,01 miliar
Maret Surplus US$ 1,57 miliar
April Surplus US$ 2,19 miliar
Mei Surplus US$ 2,36 miliar
Juni Surplus US$ 1,23 miliar
Juli Surplus US$ 2,59 miliar
Agustus Surplus US$ 4,74 miliar
September Surplus US$ 4,37 miliar
Oktober Surplus US$ 4,3 miliar
November Surplus US$ 3,51 miliar
Desember surplus US$ 1,02 miliar



Simak Video "Ada Corona, Mendag Sebut Neraca Dagang Surplus USD 13,5 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)