Minyak Goreng Dipatok Rp 14,000, Holding Perkebunan Sebar 10.000 Liter

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 25 Jan 2022 08:46 WIB
Jenis minyak goreng yang berbahaya
Minyak goreng/Foto: iStock
Jakarta -

Pemerintah menetapkan harga jual minyak goreng dipatok Rp 14.000/liter. Holding BUMN Perkebunan menyiapkan 10 ribu liter minyak goreng murah untuk dijual.

Holding BUMN Perkebunan atau PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar pasar minyak goreng di wilayah alun-alun Cianjur dan Kebun Gedeh PTPN VIII. BUMN ini menyediakan 834 karton minyak goreng atau setara dengan 10.008 liter dengan harga Rp 14.000/liter. Pasar minyak murah digelar dengan mekanisme selisih biaya dengan harga jual menjadi beban PTPN Group Yang diambil dari dana Corporate Sosial Responsibility (CSR).

Kegiatan pasar murah dihadiri langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir didampingi Direktur Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Doni P. Gandamihardja dan Bupati Cianjur, H. Herman Suherman. Dalam kunjungan ketiganya berinteraksi dengan masyarakat di tengah kegiatan operasi pasar.

Menteri BUMN, Erick Thohir menjelaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu meringankan masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau. Dia mengapresiasi inisiatif PTPN Group menyelenggarakan pasar minyak murah yang sedang dinanti-nanti,

"Ini sesuai dengan arahan Presiden, dan seperti halnya di wilayah lain, warga Cianjur saya lihat sangat antusias mendapatkan minyak goreng murah," ujar Erick dalam keterangannya, Selasa (25/1/2022).

Dalam operasi pasar, PTPN Group mendedikasikan 1/4 dari total kapasitas produksi minyak goreng atau setara dengan 750 ribu liter/bulan selama 5 bulan (Mei 2022) untuk mendukung program pemerintah. Pemerintah memberikan subsidi untuk mendorong produksi minyak goreng untuk memenuhi target operasi pasar sebanyak 1.2 milyar liter program minyak murah.

Direktur Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPTN III (Persero), Doni P. Gandamihardja, pun menambahkan PTPN Group akan melaksanakan operasi pasar sesuai arahan dan rapat dengan Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perdagangan.

"Sesuai yang direncanakan oleh pemerintah program operasi pasar akan berjalan di beberapa daerah dan kami siap untuk mendukung program pemerintah tersebut dengan memberikan produk minyak goreng terbaik hasil produksi kami dengan harga yang terjangkau," tutur Doni.

Nyimas salah seorang warga menyampaikan syukur dan terimakasihnya karena sangat terbantu dengan kegiatan ini.

"Saya sebagai ibu rumah tangga sangat berterima kasih kepada pemerintah dan PTPN dengan adanya minyak murah ini. Saya berharap supaya pasar ini bisa diadakan terus," kata Nyimas.

Warga lainnya bernama Siti, selain sebagai ibu rumah tangga Siti juga berjualan gorengan sehingga merasa terbantu adanya pasar minyak murah.

"Saat harga minya mahal, saya tidak bisa berjualan. Sekarang saya bersyukur dan berterimakasih ada minyak murah sehingga bisa berjualan kembali," ucap Siti.

Simak Video 'Lapor Pak Mendag! Harga Minyak Goreng Masih Rp 20 Ribu di Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)