Jerome Polin Ditegur Sean Gelael soal Pebalap RI, Ini Bisnisnya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 26 Jan 2022 13:17 WIB
Galeri Foto Jerome Polin
Jerome Polin/Foto: Instagram/jeromepolin

Dalam peluncuran menu baru Menantea yang dilakukan secara virtual (12/8), Jerome menceritakan awal mula dirinya tertarik untuk menjalani bisnis kuliner. Ternyata, bisnis kulinernya ini dijadikan sebagai aset masa depan.

"Karena jadi kreator nggak akan bertahan lama, pasti suatu saat akan muncul yang lebih kreatif. Pasti suatu saat aku akan turun. Ketika itu mau nggak mau ada bisnis lain sebagai penunjang," ujar Jerome.

Lebih lanjut, Jerome menceritakan bahwa dirinya terinspirasi dari drama Korea Itaewon Class saat membuka bisnis kulinernya. Drama Korea itu mengisahkan tentang seseorang yang mencapai kesuksesan dengan membuka restoran bar.

"Jadi dulu saya nonton drama Korea Itaewon Class. Terus saya langsung bilang ke kakak saya untuk bikin bisnis, dan itu salah satu keinginan aku," ujar Jerome.

Menjalani bisnis kuliner yang jauh di Indonesia, sementara dirinya berada di Jepang menjadi tantangan sendiri bagi Jerome. Bahkan waktu tidurnya menjadi berkurang.

"Cara bagi waktunya sih ya kerjain aja. Kadang kita kebanyakan mikir gimana cara bagi waktu sampai lupa ngerjain. Waktu tidurnya emang jadi sedikit sih, tapi aku jadi punya waktu untuk cari ide, kerjain tugas dan bikin konten," ujar Jerome.

Jerome menuturkan bahwa kesuksesan Menantea itu tak luput dari peran para timnya. Meskipun ia berada di Jepang, tetapi timnya yang berada di Indonesia berhasil menjalankan bisnis hingga berkembang pesat.

"Aku bersyukur punya team yang keren. Aku kasih idenya. Nah, tim aku yang jalanin. Jadi aku lebih cari ide sih," ujarnya.

Jehian Panangian mengatakan kalau sang adik saat memberikan ide dikatakan selalu lintas waktu. Walaupun ide itu muncul di tengah malam, ia akan menghubungi timnya dan menyampaikan ide tersebut.

Kesuksesan Menantea di Indonesia ini tak menutup kemungkinan akan juga buka gerai di Jepang. Namun tidak untuk saat ini, sebab Jerome menceritakan bahwa tren minuman di Jepang sedang menurun.

"Di Jepang sekarang tren minuman turun. Dulu kan ada boba sampai ngantre. Sekarang sepi, di sini orang lebih suka nongkrong dan makan dessert," ujar Jerome.


(ara/ara)