Lampaui Target Jokowi, Investasi Kini Lebih Banyak di Luar Jawa

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 28 Jan 2022 07:00 WIB
Pertumbuhan ekonomi RI di kuartal II-2021 diramal tembus 7%. BI menyebut hal ini karena pemulihan di sektor pendukung turut mendorong ekonomi nasional.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Selama tahun 2021, pemerintah mencatatkan ada Rp 901,02 triliun investasi yang berhasil ditampung di seluruh Indonesia. Realisasi investasi tahun 2021 ini mencapai target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Target dari Jokowi sendiri untuk realisasi investasi di 2021 adalah sebesar Rp 900 triliun. Sementara dari Bappenas, target investasi sebesar Rp 858,5 triliun.

"Realisasi dari Januari sampai Desember mencapai Rp 901,2 triliun. Artinya lampaui target pemerintah, khususnya target pak Presiden untuk kami," papar Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022).

Bahlil menjelaskan investasi sebesar itu berhasil melakukan penyerapan tenaga kerja sebesar 1.207.893 orang.

"Ini pekerja langsung. Teori ekonominya itu pekerja langsung itu bisa membuat 3-4 kali lipat, artinya ini bisa 3-4 juta orang," ujar Bahlil.

Bahlil menjabarkan, di tahun 2022 ini pemerintah berencana menarik investasi dengan target lebih besar, yaitu mencapai Rp 1.200 triliun.

"Di tahun 2022 investasi kita naik Rp 1.200 triliun targetnya. Ini bukan angka kecil, tumbuhnya 33% dari realisasi sekarang. Kami siapkan tim dengan baik dan kerja maksimal," ungkap Bahlil.

Bila digolongkan, dari Rp 901 triliun, penanaman modal asing alias PMA-nya mencapai Rp 454 triliun atau sekitar 50,4%. Jumlah itu naik 10% secara tahunan.

Sementara itu total penanaman modal dalam negeri alias PMDN mencapai Rp 447 triliun atau sekitar 49,6% dari seluruh investasi yang masuk. Jumlah itu naik 8,1% secara tahunan.

Simak Video: Jokowi Rayu Peserta B20 untuk Investasi Kesehatan di RI

[Gambas:Video 20detik]