The Real Pengusaha Nih! Tetap Maju Meski Gagal dan Ditentang Keluarga

ADVERTISEMENT

The Real Pengusaha Nih! Tetap Maju Meski Gagal dan Ditentang Keluarga

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Minggu, 06 Feb 2022 21:00 WIB
Bisnis Kuliner Sehat
Foto: Bisnis Kuliner Sehat (Istimewa)
Jakarta -

Lepas dari rutinitas sebagai pegawai dan mulai merintis usaha sendiri mungkin jadi impian banyak milenial di tanah air, bahkan dunia. Sayang, tak banyak yang berhasil mewujudkan cita-cita itu karena satu dan lain hal, salah satunya adalah masalah keterbatasan modal.

Namun, tantangan itu malah dijawab oleh Richard Theodore yang juga merupakan bekas karyawan kantoran di Jakarta yang kini merintis bisnis kuliner sehat.

Sebenarnya, Richard semula bercita-cita untuk menjadi atlet badminton. Ia rajin latihan untuk menggapai cita-citanya, namun harus terhenti karena mengalami cedera di bagian bahu.

Sejak saat itu, cita-citanya berubah ingin menjadi pengusaha sukses sejak kelas 2 SMP. Bisa dibilang, Richard mengikuti jejak sang ayah, yakni dulunya seorang pekerja kantoran yang akhirnya sukses buka bisnis kuliner alias jualan ayam bakar.

Sebelum sukses jadi pengusaha muda, Richard adalah seorang pekerja kantoran dengan jabatan tinggi. Pria kelahiran Tangerang, 16 November 1994 itu bekerja sebagai Duty Manager di salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia.

Tentu keputusannya banting setir dari karyawan bukan pekara mudah. Karena seperti kebanyakan anak muda dengan karirir sebagai pekerja kantoran, ada orang tua di baliknya yang menaruh harapan besar sang anak bisa terus naik jabatan ke jenjang yang lebih tinggi, bukan malah mengambil risiko memulai bisnis dari nol yang belum tentu sukses.

"Saat itu orangtua saya marah, meminta kembali untuk bekerja sebagai manager tentunya mendapatkan gaji yang ideal tanpa harus ada risiko apapun daripada mendirikan bisnis kuliner ini," ujar CEO dan Founder Summer Minibar ini.

Karena saat itu, dia pernah salah membuat produk yang mengakibatkan produk waste. Rugi ratusan juta karena pernah juga gagal.

"Berkali dulu bisnis es krim, bubur, sambal dan gagal dan kena tipu ratusan juta. Semuanya akhirnya saya mencoba bisnis comfort healty food & drinks," ungkap dia.

Namun, bukan pengusaha namanya kalau lantas menyerah karena gagal. Richard tetap fokus mencari peluang dan mengembangkan usahanya. Buah keteguhan hatinya pun mulai terasa. Dari awal merintis bisnis kuliner sehat Summer Bar, kini sudah ada 80 outlet dan mempekerjakan lebih dari 400 karyawan.

"Menjadi pengusaha rasanya happy, saat melihat orang lain memiliki kehidupan yang jauh lebih baik bekerja di perusahan saya," terangnya.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT