KKP Gercep Geber Bisnis Ikan Hias RI Biar Makin Cuan

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 17 Feb 2022 14:30 WIB
Pengunjung mengambil gambar ikan Louhan yang dikonteskan pada Liga Louhan Nasional di Mal Tangcity, Kota Tangerang, Banten, Kamis (22/10/2020). Sebanyak 500 ikan Louhan berbagai ukuran dari Jabodetabek, Bali, Batam, Sumetera, Kalimantan diikutsertakan dalam kontes tersebut dan memperebutkan juara dari 17 kategori yang dilombakan. ANTARA FOTO/Fauzan/foc.
Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN
Jakarta -

Louhan, ikan hias dengan ciri punuk berdaging di bagian kepala ini kerap dianggap sebagai lambang kekayaan dan kemakmuran. Ikan jenis ini menjadi salah satu favorit ikan hias di masa pandemi COVID-19.

Guna menjaga antusiasme masyarakat, Perhimpunan Pecinta Louhan Bogor (P2LB) bersama Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) UPT Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), konsisten mengadakan kontes ikan louhan yang berlokasi di Raiser Ikan Hias Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

"Kontes ikan hias Louhan merupakan salah satu media promosi dan publikasi yang efektif di tengah pandemi COVID-19 untuk meningkatkan peminat ikan hias," terang Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti di Jakarta, Rabu (16/2/2022).

Melalui kegiatan ini, Artati ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sektor kelautan dan perikanan, khususnya ikan hias, bisa diakses oleh siapapun. Tak terkecuali warga yang tinggal di perkotaan atau bahkan di perkampungan lantaran perawatannya bisa dilakukan pada kolam di dalam rumah.

"Harapannya, dengan bertambahnya peminat ikan hias khususnya ikan hias Louhan, dapat turut menumbuhkembangkan pelaku usaha baru yang berdampak pada peningkatan perekonomian di tengah masyarakat kita," sambungnya.

Sementara Kepala BBP3KP Widya Rusyanto mengungkapkan Kontes Ikan Louhan Regional Bogor Championship #1 telah sukses digelar pada 9-13 Februari 2022 di Raiser Ikan Hias Cibinong. Kontes ini diikuti 294 peserta dari wilayah Jabodetabek yang terbagi menjadi 17 kelas.

"Kami selalu berusaha mendukung kegiatan para pelaku usaha dan penghobi ikan hias yang dalam hal ini adalah memfasilitasi komunitas untuk melaksanakan kegiatan kontes," jelas Widya.

Widya menambahkan bahwa kontes ini akan digelar secara rutin sesuai jadwal yang telah ditentukan komunitas dengan menggunakan sistem liga.

Bersambung ke halaman selanjutnya.