ADVERTISEMENT

Airlangga Sebut 'Minuman Kekinian' Pacu Pertumbuhan Industri Mamin

Jihaan Khoirunnisa - detikFinance
Selasa, 22 Mar 2022 14:38 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Bisnis Minuman Kekinian Teguk (Istimewa/Teguk)

Kendati demikian, Airlangga mengakui masih banyak tantangan bagi UMKM untuk dapat berkembang. Di antaranya masalah perizinan dan kesulitan akses pembiayaan formal. Dengan legalitas yang memadai, lanjut dia, UMKM akan dapat mengakses berbagai fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah seperti Program KUR.

Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan segmentasi KUR yang telah terbagi menjadi KUR super mikro, mikro, dan kecil juga dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa atau entrepreneur pemula yang ingin membangun usahanya sejak dini. Adapun kriteria KUR super mikro tidak memiliki pembatasan minimal waktu pendirian usaha, sehingga akan mempermudah wirausahawan pemula untuk memperoleh modal di bawah Rp 10 juta.

Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah memberikan perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR menjadi sebesar 3 persen hingga akhir Desember 2022. Hal ini dinilainya dapat mempercepat pemulihan UMKM pascapandemi.

Airlangga menegaskan dengan berbagai kebijakan tersebut disertai perbaikan penanganan pandemi, UMKM Indonesia dapat mulai bangkit. Seperti diketahui, pada 2021 terdapat 84,8 persen UMKM yang sudah kembali beroperasi secara normal.

"Selain itu, selama pandemi tercatat 40 persen UMKM menggunakan teknologi digital untuk memasarkan produknya dan merasakan adanya peningkatan pendapatan," pungkasnya.


(ncm/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT