ADVERTISEMENT

Jokowi Dicurhati Macron Hingga Xi Jinping: Semua Babak Belur Karena Perang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 25 Mar 2022 14:09 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita dirinya mendapatkan 'curhat' dari para pimpinan dunia. Semua negara menurutnya sedang pusing menghadapi dampak perang Rusia dan Ukraina, khususnya di bidang ekonomi.

Menurutnya, tanpa perang pun saat ini semua negara sedang kesulitan secara ekonomi. Pandemi COVID-19 telah melumpuhkan ekonomi berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Ketidakpastian pun makin jadi imbas dari pandemi COVID-19.

Nah menurut Jokowi kondisi ekonomi makin babak belur karena perang. Dia bilang semua negara saat ini pusing dengan kondisi yang terjadi.

"Semuanya ditambah babak belur lagi karena perang. Jadi semua menjadi tidak pasti, semua tak bisa dihitung dengan angka pasti. Semua negara ini betul-betul sekarang ini pusing semuanya," papar Jokowi saat memberikan arahan di acara Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, Jumat (25/3/2022).

Dalam dua minggu ini saja, Jokowi mengaku mendapat telepon dari berbagai pemimpin di dunia. Mulai dari Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Presiden China Xi Jinping, hingga Kanselir Jerman Olaf Scholz.

"Semuanya sama, bingung selesaikan persoalan-persoalan yang kita alami bersama," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyinggung soal dampak ekonomi yang terjadi dan dikeluhkan para pimpinan dunia. Yang pertama adalah kelangkaan energi dan mengerek harga minyak dunia.

Bila awalnya harga minyak dunia cuma di level US$ 50-60 per barel, kini berada di US$ 118 per barel. "Naiknya dua kali lipat," ucap Jokowi.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT