Penuhi Kebutuhan Ramadan, Bulog Impor 36 Ribu Daging Kerbau Beku dari India

ADVERTISEMENT

Penuhi Kebutuhan Ramadan, Bulog Impor 36 Ribu Daging Kerbau Beku dari India

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 15 Apr 2022 08:00 WIB
Daging kerbau Indonesia mulai masuk Indonesia. Shipment pertama telah masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 672 ton.
Foto: Dok T Berdikari
Jakarta -

Perum Bulog mendapat penugasan untuk menyetok daging kerbau demi memenuhi kebutuhan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2022. Total daging kerbau beku yang bakal diimpor menjelang Lebaran sebanyak 36.000 ton.

"Kita dapat penugasan 100.000 ton (2022). Untuk percepatan Ramadan ini sebanyak 36.000 ton untuk kebutuhan Ramadan. Ini hanya (impor) dari India yang kita pilih sudah kita kontrak," kata Buwas di Terminal Mustika Alam Lestari - Tanjung Priok, Jakarta Kamis (14/4/2022).

Keterangan itu dia sampaikan setelah mengecek langsung kedatangan daging kerbau beku impor di Terminal Mustika Alam Lestari Tanjung Priok hari ini. Buwas menyampaikan untuk hari ini datang sekitar 6 kontainer yang berisi 28 ton daging kerbau. Artinya jika dijumlahkan 6 kontainer dikali 28 ton, berkisar ada 168 ton daging kerbau.

"Hari ini datang daging kerbau impor dari India yang kita pilih dan sudah melalui karantina. Hari ini datang ada 6 kontainer yang berisi 28 ton daging kerbau. Ini akan bertahap untuk kebutuhan dalam negeri utamanya saat Ramadan dan Idul Fitri," ungkapnya.

Untuk harga ke konsumen dijual Rp 80.000 per kilogram (Kg). Masyarakat bisa mendapatkan daging ini di ritel-ritel modern, seperti di Indomaret hingga Alfamart.

"Kalau daging kerbau ini ke konsumen Rp 80.000/Kg, dari Bulog dijual Rp 70.000/Kg jadi ada selisih Rp 10.000. Jadi ada di ritel-ritel di Indomaret, di Alfamart. Tersedia harganya Rp 80.0000/Kg. Jadi tolong teman-teman kalau ikut ngecheck, jangan sampai menjual lebih dari itu. Kalau menjual lebih dari itu artinya ada penyimpangan. Kita berharap kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Karena daging sapi ini masih kurang," tutur Buwas.

Mengingat hari ini adalah tahapan kedua impor daging kerbau, untuk tahap pertama berlangsung pada Maret lalu sebanyak 20 ribu ton sudah masuk. Impor daging kerbau ini merupakan penugasan yang diberikan pemerintah kepada Bulog.

"Sebelumnya 20.000 ton sudah selesai. Ini berikut betahap menjelang lebaran atau akhir April diperkirakan akan ada 15.0000 ton lagi samapi menjelang lebaran," jelasnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT