Mudik Dibuka Lagi, yang Mau Kirim Paket Baca Artikel Ini Dulu Ya

ald - detikFinance
Rabu, 20 Apr 2022 08:30 WIB
Para pekerja terlihat sibuk melayani dan mengemas pemesanan di gudang toko online MatahariMall.com di Jakarta sejak Kamis (10/12/2015). Revolusi belanja online di Indonesia kini semakin bergeliat dengan semakin banyaknya pelaku e-commerce yang terus meningkat dari waktu ke waktu. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Sekitar 79 juta jiwa diperkirakan bakal melaksanakan mudik pada libur Lebaran 2022 setelah dua tahun ada larangan mudik oleh pemerintah akibat pandemi COVID-19. Tak ayal hal itu akan membuat kepadatan di jalan oleh para pemudik.

Berkaca dari kondisi itu, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) mengimbau kepada para pengguna jasanya untuk mengatur jadwal pengiriman paketnya lebih awal. Hal itu perlu dilakukan mengingat diperkirakan lalu lintas akan padat saat momen jelang Lebaran oleh para pemudik.

"Mengingat menjelang Lebaran arus lalu lintas akan sangat padat terlebih dengan diberlakukannya aturan one way - ganjil genap, kami menyarankan konsumen agar dapat mengatur jadwal pengirimannya, sebisa mungkin lebih awal mengirimkan paketnya," kata Direktur Operasional dan Jaringan TIKI Ahmad Ferwito, kepada detikcom, Selasa (19/4/2022).

Selain itu, Ahmad mengingatkan, bagi konsumen yang mengirim paket berupa parsel makanan dan barang pecah belah, agar mengemasnya secara aman menggunakan bubble wrap.

"Di TIKI, kami menyediakan layanan pengemasan bila konsumen membutuhkan bantuan pengemasan," tambahnya.

Lebih lanjut, Ahmad menambahkan dengan kebijakan pemerintah memberikan lampu hijau untuk mobilitas masyarakat yang ingin mudik ke kampung halamannya. TIKI berharap aktivitas mudik kali ini dapat berjalan dengan lancar, masyarakat tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan.

Di industri logistik, menurutnya, momen-momen hari raya terutama Idulfitri selalu terjadi peningkatan permintaan pengiriman, karena momen hari raya selalu dimanfaatkan untuk saling berkirim parsel maupun mengirimkan barang keperluan perayaan hari raya kepada sanak keluarga.

Bagaimana prediksi situasinya? Buka halaman selanjutnya.