PNS Boleh Ambil Cuti Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 22 Apr 2022 11:57 WIB
Jakarta-Indonesia, civil servants within the TNI AU attend the flag ceremony to commemorate the 71th anniversary of the Air Force.
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Yamtono_Sardi
Jakarta -

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan, aparatur sipil negara atau PNS diperbolehkan mengajukan cuti selama periode libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

Ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian PANRB Nomor 13 Tahun 2022 Tentang Cuti ASN di Masa Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Sebelumnya, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo menetapkan cuti bersama pada tanggal 29 April, 4, 5, dan 6 Mei. Maka dalam SE MenPan-RB No 13/2022, diatur bahwa pejabat pembina kepegawaian (PPK) dapat memberikan cuti tahunan kepada pegawai ASN di lingkungan instansinya.

"Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau pejabat yang diberikan delegasi kewenangan itu dapat memberikan cuti tahunan kepada pegawai ASN di lingkungan instansinya pada sebelum atau sesudah periode hari libur nasional dan cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri," kata Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini dalam keterangan pers di YouTube Kementerian PANRB, Jumat (22/4/2022).

Ia menjelaskan pemberian cuti tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek, seperti beban kerja, sifat, dan karakter pegawai di masing-masing instansi pemerintah.

"Tentu saja, hal ini untuk menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan dan kelancaran terhadap pelayanan publik," ucapnya.

Untuk ketentuan berapa kuota pengajuan cuti kepada ASN, Rini menjelaskan tergantung dengan ketentuan masing-masing instansi. Tentunya juga mempertimbangkan peraturan di SE MenPan-RB No 13/2022.

"Kalau di Kementerian PANRB diberikan batasan cutinya itu paling banyak 3 hari baik sebelum atau sesudah hari raya Idul Fitri. Ini disesuaikan dengan masing-masing instansi pemerintah. Pegawai cuti juga kalau di Kementerian PANRB memang diutamakan kepada pegawai yang memang belum sama sekali mengambil cuti," jelasnya.

(eds/eds)