ADVERTISEMENT

Hati-hati Modus Penipuan Lowongan Kerja BUMN, Ini 3 Ciri-cirinya!

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 10:02 WIB
Indonesia Career Expo kembali hadir di Balai Kartini, Jakarta. Ribuan pengunjung antre untuk mencari lowongan pekerjaan.
Ilustrasi foto para pencari kerja. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Masyarakat harap waspada terhadap modus penipuan dan hoax yang mengatasnamakan Kementerian BUMN, Forum Human Capital Indonesia (FHCI), atau BUMN terkait proses rekrutmen. Informasi yang benar seluruh proses tidak dipungut biaya alias gratis.

"Seluruh tahapan proses rekrutmen peserta yang dilakukan oleh Kementerian BUMN, FHCI maupun BUMN bebas biaya, dijalankan secara profesional, transparan dan akuntabel dengan mengedepankan nilai AKHLAK," kata Subkoordinator Hubungan Masyarakat Kementerian BUMN, Umi Gita Nugraheni dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2022).

Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2022 sendiri telah ditutup pada 25 April 2022 pukul 22.00 WIB. Informasi seleksi administrasi dan tahapan selanjutnya bisa diakses pada kanal resmi Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

Berikut ciri-ciri umum modus penipuan dan hoax yang harus dikenali agar tidak tertipu:

1. Penggunaan Surat dengan Logo Pada Kop Surat

Hasil pengumuman rekrutmen yang beredar dalam bentuk surat
menggunakan logo pada kop surat adalah penipuan.

Seluruh informasi proses rekrutmen yang diselenggarakan Kementerian BUMN, FHCI dan BUMN, termasuk program rekrutmen Bersama BUMN 2022 hanya diunggah dan tersedia melalui kanal-kanal resmi seperti situs dan media sosial Kementerian BUMN,
BUMN-BUMN terkait, dan FHCI.

2. Tanda Tangan Mengatasnamakan Manajer/Direksi BUMN

Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menggunakan nama dan membubuhkan tanda tangan mengatasnamakan manajer/direksi BUMN. Untuk itu, pastikan cek kembali kebenaran informasi terkait rekrutmen BUMN yang diperoleh dalam bentuk apapun dengan mengunjungi kanal resmi perusahaan yang bersangkutan.

Lanjut ke halaman berikutnya



Simak Video "Luncurkan Holding BUMN Pertahanan, Jokowi: Sudah Lama Saya Tunggu"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT