Warga Desa Mau Adu Nasib ke Kota? Cek Dulu Sontekan Loker dari Kemnaker

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 06 Mei 2022 15:28 WIB
Ilustrasi Lowongan Kerja
Foto: Ilustrasi Lowongan Kerja (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta -
Jangan sampai ke kota belum memiliki kepastian informasi pasar kerja. Untuk itu, masyarakat dapat mengakses SIAPKerja di kemnaker.go.id

Urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota menjadi hal yang lumrah terjadi khususnya usai Lebaran. Tahun ini fenomena tersebut diperkirakan akan berlangsung besar-besaran karena selama 2 tahun terakhir ada pembatasan imbas pandemi COVID-19.

"Tahun ini diperkirakan urbanisasi pascalebaran akan lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya karena selama 2 tahun terakhir kita ada pembatasan mudik," kata Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Chairul Fadly Harahap kepada detikcom, Jumat (6/5/2022).

Untuk itu, Kemnaker memberi beberapa imbauan kepada masyarakat yang hendak merantau ke kota. Pertama, pastikan sudah mengetahui informasi lapangan pekerjaan.

"Jangan sampai ke kota belum memiliki kepastian informasi pasar kerja. Untuk itu, masyarakat dapat mengakses SIAPKerja di kemnaker.go.id atau mencari informasi pasar kerja di dinas ketenagakerjaan setempat," jelas Chairul.

Kedua, pastikan telah memiliki kompetensi agar bisa mendapat pekerjaan. Masyarakat bisa melakukan pelatihan vokasi sehingga siap masuk pasar kerja atau dapat berwirausaha secara mandiri.

"Untuk mendapatkan kompetensi ini, masyarakat dapat mengakses berbagai pelatihan vokasi secara gratis di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang ada di beberapa daerah; pelatihan vokasi di BLK di masing-masing daerah; atau di BLK Komunitas," tuturnya.

Kemungkinan lonjakan urbanisasi usai Lebaran menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk menyerap lapangan kerja di kota. Dengan keahlian yang cukup terbatas, pilihan kerja yang ada juga semakin sempit.

Karenanya, pemerintah terus berusaha menahan migrasi ke kota melalui berbagai program. Di antaranya seperti dana desa yang terus dioptimalkan untuk kegiatan yang dapat membuka lapangan pekerjaan.

"Mengoptimalkan dana desa untuk kegiatan padat karya tunai, cash for work. Selain itu potensi pengembangan ekonomi lokal desa seperti desa wisata, desa agro industri dan lain-lain juga bisa menjadi pilihan. Infrastruktur desa yang sudah mulai membaik hrs menjadi modalitas untuk menumbuhkan ekonomi desa," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi.

(aid/dna)