Terpopuler Sepekan

Misteri Kematian 7 Crazy Rich dan Oligarki Rusia, Ini Kronologinya

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Sabtu, 14 Mei 2022 13:15 WIB
Infografis misteri kematian 7 crazy rich-oligarki Rusia
Ilustrasi/Foto: Infografis detikcom/Ahmad Fauzan Kamil
Jakarta -

Kabar dari Rusia belakangan kerap menyedot perhatian publik pasca invasinya ke Ukraina. Terbaru, kabar meninggalnya tujuh orang crazy rich dan oligarki Rusia sejak akhir Januari juga demikian.

Diinfokan sekitar lima di antaranya diduga bunuh diri. Kemudian, tiga dari mereka diduga membunuh anggota keluarganya sebelum bunuh diri.

Mengutip CNN, Selasa (10/5/2022), empat orang di antaranya berkaitan dengan perusahaan energi besar milik Rusia, Gazprom. Lalu siapa saja para oligarki tersebut?

Pertama, adalah Leonid Shulman. Seorang pejabat eksekutif di Gazprom ditemukan tewas di desa Leninsky dekat Leningrad pada 30 Januari 2022.

Media pemerintah Rusia RIA Novosti melaporkan bahwa catatan bunuh diri ditemukan di tempat kejadian. Para penyelidik menyelidiki kematian itu sebagai bunuh diri.

Penyiar nasional Rusia RenTv telah mengidentifikasi pria itu sebagai Leonid Shulman, Kepala Transportasi di Gazprom Invest.

Kedua, adalah Alexander Tyulakov. Hanya sebulan setelah itu, Tyulakov yang juga pejabat eksekutif Gazprom ditemukan tewas di daerah yang sama.

Ia ditemukan tewas di garasinya pada 25 Februari. Novaya Gazeta, sebuah surat kabar independen Rusia melaporkan dia meninggal karena bunuh diri.

Ketiga, Mikhail Watford, miliarder Rusia kelahiran Ukraina, ditemukan tewas di rumahnya di Surrey, Inggris pada 28 Februari. Polisi Surrey mengatakan penyebab kematian sedang diselidiki.

Keempat, pengusaha Rusia lainnya, Vasily Melnikov ditemukan tewas bersama keluarganya di Nizhny Novgorod pada akhir Maret menurut surat kabar Rusia, Kommersant.

Melnikov merupakan pemilik MedStom, sebuah perusahaan perlengkapan medis. Menurut Komite Investigasi Rusia, seorang pria berusia 43 tahun, istrinya 41 tahun, dan dua anak berusia empat dan 10 tahun ditemukan tewas ditikam pada 23 Maret.

Komite investigasi tidak menyebutkan nama Melnikov, tetapi usia korban tewas dan lokasi kejadian sesuai dengan laporan Kommersant.

Pada saat kejadian, Maret lalu, dikatakan tidak ada tanda-tanda pemaksaan masuk ke apartemen dan pisau ditemukan dan telah disita.

"(Penyelidik) sedang mempertimbangkan beberapa versi tentang apa yang terjadi, termasuk pembunuhan anak-anak dan istri oleh kepala keluarga, diikuti dengan kematian yang dilakukan sendiri," kata komite itu.

Simak juga 'Ukraina Adili Pelaku Kejahatan Perang Tentara Rusia Pertama di Kiev':

[Gambas:Video 20detik]