WEFAM 2022: Airlangga Ajak Negara G20 Bersatu Atasi Masalah Global

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Selasa, 24 Mei 2022 13:28 WIB
Kemenko Perekonomian
Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hadir menyampaikan sambutan di Paviliun Indonesia pada perhelatan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022, Senin (23/5). Airlangga merefleksikan pengalaman dunia dalam menghadapi pandemi COVID-19 pada dua tahun terakhir.

"Dua tahun terakhir semua negara berada dalam keadaan sulit akibat pandemi COVID-19. Kabar baiknya, Indonesia menunjukkan ketahanannya dan mulai menunjukkan proses recovery dimana perekonomian Indonesia pada Triwulan I tahun ini mencatat pertumbuhan sebesar 5,1% yoy," kata Airlangga dikutip dalam keterangan tertulis (24/5/2022).

Airlangga juga berbicara mengenai isu global, terutama permasalahan geopolitik yang memberikan tantangan tersendiri bagi Presidensi G20 Indonesia. Ia menekankan agar dunia tidak menutup mata pada permasalahan-permasalahan global lainnya yang terjadi secara simultan dengan konflik Rusia-Ukraina seperti agenda perubahan iklim dan vaksinasi yang belum merata di seluruh dunia.

"Perang di Ukraina mempertanyakan eksistensi G20. Ada juga perdebatan sengit tentang siapa yang harus atau tidak boleh diundang. Sebagai Presidensi G20, kepentingan Indonesia adalah menjaga keutuhan G20. G20 harus dipertahankan sebagai G20 - bukan menjadi G19, atau G13," tegas Airlangga.

Lebih lanjut, mantan Menteri Perindustrian itu juga menekankan pentingnya peran dan kerja sama semua anggota G20 dalam menjaga stabilitas dunia.

"Selama krisis keuangan global 2008, G20-lah yang mencegah ekonomi dunia jatuh lebih dalam ke jurang depresi. Negara-negara yang membentuk G20 terdiri dari dua pertiga dari populasi dunia, 85% dari PDB dunia, 75% dari perdagangan dunia, dan 80% dari investasi global. Keputusan yang dicapai di G20 akan memperbaiki banyak hal di dunia ini," tutur Airlangga.

Ia juga mengharapkan agar semua anggota G20 dapat hadir secara fisik, pada rangkaian pertemuan G20 sehingga dapat menghasilkan konsensus global demi recovery dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan sesuai dengan slogan Presidensi G20 Indonesia 'Recover Together, Recover Stronger'.

Sebagai informasi, WEFAM 2022 akhirnya kembali digelar setelah sempat vakum pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Dalam forum ekonomi internasional tersebut, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk terlibat melalui Indonesia Pavilion dan Indonesia Night.

Indonesia Pavilion adalah sebuah wadah untuk berdiskusi, mengadakan seminar, dan menjalin koneksi dengan entitas dari negara lain. Sementara itu, Indonesian Night bertujuan untuk mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia ke dunia. Sebelumnya Indonesia juga pernah membuka Indonesia Pavilion di WEFAM 2018, 2019, dan 2020. Dalam rangkaian agenda kunjungan kerja ke Davos, Swiss pada Senin (23/05),



Simak Video "Airlangga: Indeks Belanja di Indonesia Meningkat saat Bulan Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)