ADVERTISEMENT

BUMN Dituding Tak Dukung Formula E, Benarkah?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 03 Jun 2022 12:30 WIB
Anies Baswedan jajal mobil Formula E
Foto: Instagram Anies Baswedan
Jakarta -

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membantah tudingan jika BUMN tidak mendukung gelaran Formula E. Ia pun menyesalkan adanya tudingan-tudingan miring seakan BUMN tidak memberikan dukungan terhadap event tersebut.

Dia mengatakan, PT Indosat Tbk yang sebagian sahamnya dimiliki BUMN menjadi salah satu pendukung acara tersebut.

"Kementerian BUMN menyesalkan adanya pernyataan-pernyataan negatif seakan BUMN tidak mendukung kegiatan Formula-E tersebut. Pernyataan itu tidak benar, karena tak ada kebijakan menghambat sponsorship bagi event yang dimaksud. Bahkan PT Indosat Tbk (dikenal sebagai Indosat Ooredoo Hutchison), yang sebagian sahamnya turut dimiliki BUMN, telah menjadi salah satu perusahaan yang mendukung acara tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/6/2022).

Dia pun menjelaskan, Formula E rencananya digelar pada 4 Juni 2022. Pihaknya menerima informasi sebagian dari korporasi di bawah BUMN baru menerima proposal sponsorship rata-rata sebulan sebelum acara.

"Jakarta E-Prix 2022 menurut rencana akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 di Jakarta. Kementerian BUMN menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship dari Panitia Penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 rata-rata sebulan sebelum even itu diselenggarakan," terangnya.

Dalam mendukung event besar, BUMN memerlukan waktu untuk proses pengkajian sponsorship. Termasuk juga melakukan pengkajian secara kelayakan bisnis dan model kerjasama agar memenuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Proses pengkajian ini bervariasi di antara BUMN sesuai dengan peraturan di tiap perusahaan. Pada umumnya BUMN menerima proposal even besar berskala nasional dan internasional paling cepat tiga bulan sebelumnya atau bahkan setahun sebelumnya. Dengan demikian, ada waktu yang cukup untuk melakukan kajian sebelum mengambil keputusan yang didasari oleh aspek bisnis dan kontribusi nilai sosial BUMN kepada masyarakat," paparnya.

Untuk diketahui, masalah sponsor ini sempat jadi sorotan karena BUMN disebut-sebut tak terlibat. Hal itu pun disinggung oleh Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni.

"BUMN tidak berikan sponsor apapun, PLN untuk kelistrikan juga kami bayar FULL...," kata Sahroni dalam Instagram resminya.

Bendahara Umum Partai NasDem itu menyebut tidak ngotot minta BUMN menjadi sponsor Formula E. Tetapi sebagai fungsinya yang merupakan bagian dari Indonesia, sudah selayaknya BUMN terlibat.

"Maaf nih BUMN tuh kan bagian dr Republik Indonesia kan yah?" tuturnya.

"Kami nggak ngotot minta, tp ngotot untuk jd bagian INDONESIA," tambahnya

Simak Video 'Reaksi Anies-Erick Thohir Ditanya soal BUMN Tak Sponsori Formula E':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT