ADVERTISEMENT

DPR Panggil Erick Thohir Bahas Anggaran hingga Suntikan Modal BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 07 Jun 2022 11:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (18/03/2021). Rapat tersebut membahas pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Komisi VI DPR RI memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk rapat kerja siang ini. Ada sejumlah agenda yang akan dibahas dalam rapat tersebut.

Agenda rapat membahas rencana kerja pemerintah (RKP) dan rencana kerja anggaran (RKA) tahun anggaran 2023, usulan BUMN penerima penyertaan modal negara (PMN) 2023, serta usulan tentang rencana penawaran saham publik atau initial public offering (IPO) atau rights issue.

Rapat ini dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima, Selasa (7/6/2022). "Berdasarkan laporan dari sekretariat, anggota yang hadir sudah 30 orang, izin 3 orang dari 8 fraksi," katanya.

Pada rapat ini, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Amin Ak menyoroti besarnya PMN BUMN yang diusulkan tahun depan.

"Rencana PMN ini luar biasa ini tahun 2023 usulannya hampir Rp 70 triliun. Seumur-umur, saya menjadi anggota DPR baru sekarang ya," katanya.

Dia mengatakan, PMN BUMN tidak semata-mata dilihat dari jumlahnya. Namun, dari peruntukan dan kewajarannya.

"Sebetulnya secara substantif kita memang sejak awal sudah nolak, tapi memang bukan pada pemberiannya ini kita tolak, tapi kepada proyek besarnya seperti yang diberikan ke PT KAI, kasihan tuh proyek KCJB dari awal kan memang, menurut saya tidak layak," terangnya.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT