Basuki Sebut Investor Tak Perlu Beli Tanah di KIT Batang

ADVERTISEMENT

Basuki Sebut Investor Tak Perlu Beli Tanah di KIT Batang

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 09 Jun 2022 21:15 WIB
Basuki Hadimuljono
Foto: Soraya Novika
Jakarta -

Kawasan Industri Terpadu Batang merupakan mega proyek seluas 4.000-an hektare. Dengan KITB ini maka Jawa Tengah akan menjadi pusat kawasan industri terbaik di dunia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan Kawasan Industri Batang ini adalah konsep baru yang dimiliki oleh pemerintah.

"Ini konsep baru, jadi negara menyiapkan pra sarananya," kata Basuki dalam raker dengan komisi V DPR, Kamis (9/6/2022).

Dia mengungkapkan, hal ini karena Indonesia ingin bersaing dengan Vietnam dan Thailand. Hal ini karena, pemerintah mempelajari dari pengalaman, dulu ada 33 perusahaan yang pindah dari China.

Namun tak ada satupun perusahaan yang masuk ke Indonesia. "Dipelajari, ternyata kita kalah saing karena tanah. Kebanyakan industri di sini menjual tanah, sehingga para investor tidak mau masuk," imbuh dia.

Nah dengan Kawasan Industri Batang ini maka investor tak perlu lagi membeli tanah. "Konsepnya investor supaya membawa teknologi dan uang, titik!," jelas dia.

Dengan kawasan industri ini, pemerintah menyiapkan jalan dan air bersih. Basuki menyebut saat ini lahan di Kawasan Industri Batang sudah habis.

Basuki menambahkan ketika dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo untuk industri listrik bisa menyerap 20 ribu tenaga kerja.



Simak Video "Jokowi Sebut Kawasan Industrial Park Kaltara Serap 100 Ribu Tenaga Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT