ADVERTISEMENT

Mengintip Isi Kantong Pebisnis Thrifting di Pasar Senen

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 13 Jun 2022 17:12 WIB
Thrifting atau berburu pakaian bekasi tengah jadi tren di kalangan anak muda. Salah satu pusat thrifting yang terkenal di kawasan Jakarta adalah Pasar Senen.
Foto: Ilyas F/detikcom
Jakarta -

Tren thrift shop atau bisnis pakaian branded bekas masih berlanjut di 2022. Barang-barang thrift menjadi alternatif yang tetap digemari oleh muda-mudi dan millenials.

Salah satu pusat thrift shop populer di Jakarta adalah Pasar Senen. Pasar ini menjadi lokasi utama para thrifter yang berburu baju-baju branded berharga murah.

Dari penelusuran detikcom di Pasar Senen, Senin (13/6/2022), beragam pakaian dijajakan mulai dari Rp 5 ribu per pieces. Sementara harga termahalnya bisa mencapai ratusan ribu.

"Baju yang numpuk itu semua Rp 5 ribuan. kalo yang digantung di bawah Rp 35 ribu, yang atas Rp 50 ribu," kata salah satu pedagang di sana. Pedagang membeli pakaian tersebut dari agen di Pasar Senen.

Berdasarkan keterangan pedagang, satu bal pakaian impor dihargai antara Rp 5 juta hingga Rp 7 Juta. Untung yang didapatkan tidak menentu, sebab tidak semua lolos sortir untuk dijual kembali.

"Kalo untung nggak nentu, kan tiap bal beda-beda. Tapi kalo dihitung satuan rata-rata kita ambil 20%-40%," katanya menambahkan. Pakaian yang ada dalam bal umumnya berasal dari Korea Selatan, Jepang, dan beberapa dari Amerika Serikat.

Ajis, pedagang lainnya mengaku ia bisa mengantongi omzet harian hingga 5 juta perhari. Di hari Sabtu dan Minggu omzetnya lebih besar, yaitu mencapai belasan juta rupiah.

Pedagang menambahkan, mereka juga mendulang untung dari produk fashion bermerek populer. Jika kualitasnya terjaga, maka bisa dijual hingga ratusan ribu rupiah. Namun, ini tidak didapatkan setiap saat dan tergantung keberuntungan.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT