ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Geregetan, Dana Pemda di Bank Bengkak Jadi Rp 200 T

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Kamis, 16 Jun 2022 17:34 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperingatkan Pemerintah Daerah (pemda) bahwa realisasi belanja APBD perlu ditingkatkan. Pasalnya tidak sedikit belanja APBD yang diberikan tidak dimaksimalkan.

Sri Mulyani mengatakan posisi dana Pemda di perbankan per Mei 2022 sebesar Rp 200 triliun. Angka itu naik dari posisi 2021 Rp 172 triliun dan di 2020 sebesar Rp 165 triliun.

"Kenaikan saldo dana pemda di perbankan ini salah satunya disebabkan oleh belum optimalnya realisasi belanja daerah sampai dengan bulan Mei 2022," ujarnya, dalam Rapat Koordinasi dengan Gubernur, Bupati dan Walikota di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Artinya, menurut Sri Mulyani kecepatan untuk menjalankan instrumen yang penting bagi daerah tidak jalan. Sebab hal itu dipengaruhi kecepatan dalam belanja anggarannya.

"Yang perlu dipikirkan tadi, kenapa belanja barangnya banyak, kenapa belanja moda nya kurang. Padahal rakyat masih membutuhkan, tadi infrastruktur dasar, padahal masih ada kemiskinan, padahal masih ada daerah yang belum punya MCK, kenapa nggak dipakai untuk itu," tuturnya dengan nada tinggi.

Adapun realisasi belanja APBD hingga Mei 2022 sebesar 19,4% atau lebih rendah dibanding dengan tahun sebelumnya, yakni 22,9%.

Rinciannya di 2022, realisasi tertinggi di belanja pegawai 28,7%, belanja lainnya 17,7%, belanja barang dan jasa 16,5%, dan belanja modal 6,7%.



Simak Video "Prediksi Harga Minyak, Batu Bara dan CPO Versi Sri Mulyani"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT