Serba-serbi Buka Cloud Kitchen, Bisnis Cuan Modal Minim

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2022 08:45 WIB
Close-up midsection image of woman cooking food in frying pan. Utensil is placed on gas stove. Female is stirring food in cooking pan. She is preparing food in domestic kitchen.
Ilustrasi Cloud Kitchen/Foto: Getty Images/iStockphoto/Neustockimages
Jakarta -

Cloud kitchen atau dapur bersama kini menjadi salah satu pilihan untuk mengembangkan usaha kuliner. Dengan dapur bersama ini, pemilik usaha tak perlu lagi membuka restoran besar dengan peralatan lengkap.

Pemilik usaha hanya membuka layanan dapur dan konsumen bisa membeli dengan metode bawa pulang atau pesan melalui aplikasi ojek online.

Jadi dalam satu dapur bersama ini bisa ada beberapa restoran yang menyediakan makanan. Proses juga lebih cepat karena petugas fokus menyiapkan makanan untuk dikirim.

Berikut serba-serbi cloud kitchen:

Berkembang di Masa Pandemi COVID-19

CCO Yummy Corp Marbio Suntanu mengungkapkan jika dapur bersama ini berkembang pesat di masa pandemi. Pasalnya orang-orang kesulitan untuk keluar rumah dan memilih untuk memesan makanan melalui ojek online.

Restoran konvensional juga tak bisa membuka layanan makan di tempat. Hal ini membuat adanya kesulitan untuk meraup pendapatan harian. Nah dengan cloud kitchen yang konsepnya hanya untuk take away bisa memudahkan para pelaku usaha.

Marbio mengatakan, cloud kitchen tidak membutuhkan modal yang terlalu besar seperti membuka restoran biasa. "Dalam cloud kitchen ini yang paling penting adalah bagaimana caranya untuk menjangkau fanbase yang sudah menyukai makanan itu dan tahu makanan itu. Ke depan, model bisnis makanan akan terus berkembang dan dinamis," kata dia.

Konsep Cloud Kitchen

Ada beberapa konsep yang diberikan oleh cloud kitchen mulai dari penyewaan dapur sampai dengan memberikan bimbingan penuh kepada pelaku usaha.

Yummy Kitchen sendiri memberikan bimbingan dan fasilitas kepada para pelaku usaha. Ada sistem bagi hasil yang akan diberlakukan ketika usaha sudah berjalan dan mengantongi pendapatan yang sudah ditetapkan.

Selain itu juga ada diskusi untuk para pelaku usaha yang menjadi partner Yummy Kitchen ini. Product Ops Director Yummy Corp Ivan De Putra mengungkapkan di Yummy Kitchen hampir seluruhnya dibantu, mulai dari branch management, peralatan, listrik, logistik, promo dan marketing.

"Ada diskusi juga untuk membahas evaluasi setiap bulan, menu apa yang cocok dan apa saja yang harus dilakukan," jelas dia.

Ada juga EverPlate yang menyediakan cloud kitchen. Misalnya dapur siap pakai kurang dari dua minggu sudah bisa jualan online.

Kemudian hemat biaya dengan investasi awal rendah dan bantuan tambahan dari EverPlate. Lokasi yang strategis bakal mempermudah mencari konsumen secara online.

Lanjut ke halaman berikutnya.



Simak Video "Tips Jadi Pengusaha Sukses di Usia Muda"
[Gambas:Video 20detik]