Jelang Tutup Buku, Sudah 10 'Sultan' Ikut Tax Amnesty Jilid II

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 24 Jun 2022 10:44 WIB
Infografis Skema dan Tarif Tax Amnesty
Foto: Infografis detikcom/Fuad Hasim
Jakarta -

Program Pengungkapan Sukarela (PPS) alias tax amnesty jilid II tersisa 6 hari lagi dari batas akhir 30 Juni 2022. Di sisa waktu ini tercatat harta yang berhasil dikantongi negara lewat pajak penghasilan (PPh) mencapai Rp 30,52 triliun.

Dikutip dari situs pajak.go.id, Jumat (24/6/2022), jumlah PPh itu didapat dari 130.498 wajib pajak yang mengikuti program tax amnesty jilid II. Sampai pukul 08.00 WIB, sudah ada 159.235 surat keterangan.

Dari 130.498 wajib pajak yang mengikuti program tax amnesty jilid II, harta bersih yang diungkapkan senilai Rp 303,83 triliun. Terdiri dari deklarasi dalam negeri dan repatriasi Rp 264,95 triliun, deklarasi luar negeri Rp 25,62 triliun, serta investasi Rp 13,28 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sejauh ini terdapat 10 orang terkaya ikut tax amnesty jilid II dengan kekayaan di atas Rp 10 triliun. Sementara yang lainnya terdiri dari berbagai lapisan ekonomi baik yang hartanya jutaan maupun miliaran.

"Kalau kita lihat dari pesertanya yang Rp 10 triliun ke atas ada 10 peserta, antara Rp 1-10 triliun ada 262 peserta, sedangkan yang Rp 100 miliar-1 triliun 4.465 peserta. Mayoritas antara Rp 1-10 miliar itu ada 52.206 wajib pajak yang ikut," jelas Sri Mulyani dalam konferensi APBN KiTA, Kamis (23/6/2022).

Peserta tax amnesty jilid II berasal dari berbagai sektor. Di mana jasa profesional 1,8%, industri pengolahan 3,3%, perdagangan besar dan eceran 34.1%, jasa perorangan lainnya 8,8%, pegawai 45%, dan sektor lainnya 7%.

Berikut rincian komposisi peserta PPS orang pribadi berdasarkan nilai hartanya:

- Sampai dengan Rp 10 juta: 12.183 orang (10,11%)
- Rp 10 juta sampai Rp 100 juta: 2.921 orang (2,42%)
- Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar: 14.389 orang (11,94%)
- Rp 1 miliar sampai - Rp 10 miliar: 52.206 orang (43,32%)
- Rp 10 miliar sampai Rp 100 miliar: 34.066 orang (28,27%)
- Rp 100 miliar sampai Rp 1 triliun: 4.465 orang (3,71%)
- Rp 1 triliun sampai Rp 10 triliun: 262 orang (0,22%)
- Di atas Rp 10 triliun: 10 orang (0,01%)

(aid/dna)