ADVERTISEMENT

Cegah Putin Dapat Uang, AS hingga Inggris Larang Impor Emas Rusia

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 27 Jun 2022 08:19 WIB
Gold ingots in the Siberian city of Krasnoyarsk, Russia, on Nov 22, 2018. A search of the woman led to the discovery of eight pieces of gold weighing a total of nearly 1.9kg.PHOTO: REUTERS
Ilustrasi Emas Batangan. Foto: REUTERS
Jakarta -

Beberapa negara akan melarang impor emas dari Rusia. Mereka adalah Inggris, Amerika Serikat (AS), Kanada dan Jepang.

Langkah ini ditempuh untuk memukul kemampuan Rusia dalam mendanai perang di Ukraina.

DIkutip dari BBC, Senin (27/6/2022), ekspor emas Rusia bernilai £12,6 miliar atau US$ 15,4 miliar di tahun 2021. Presiden AS Joe Biden menyarankan negara-negara G7 lainnya yakni Jerman, Prancis dan Italia juga bergabung dengan larangan tersebut.

"Bersama-sama, G7 akan mengumumkan bahwa kami akan melarang impor emas Rusia, ekspor utama yang menghasilkan puluhan miliar dolar untuk Rusia," kata Biden dalam cuitannya di Twiitter.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menambahkan, langkah itu akan membuat Rusia kesulitan mendapatkan pendanaan.

"Kita perlu membuat rezim Putin kelaparan dalam pendanaannya. Inggris dan sekutu kita melakukan hal itu," tambahnya.

London sendiri merupakan pusat perdagangan global utama untuk emas. Pemerintah Inggris menyatakan, langkah ini akan berdampak pada kemampuan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengumpulkan dana.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari, negara-negara Barat telah memberlakukan serangkaian sanksi yang menargetkan individu kaya, bank, bisnis, dan perusahaan milik negara. AS, Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara lain sejauh ini telah memberikan sanksi kepada lebih dari 1.000 individu dan bisnis Rusia.

Inggris menyatakan larangan impor emas akan mulai berlaku segera, dengan undang-undang yang diperkenalkan di parlemen dalam beberapa minggu mendatang. Aturan Ini akan berlaku untuk emas yang baru ditambang atau dimurnikan, dan tidak mempengaruhi emas yang sebelumnya diekspor dari Rusia.



Simak Video "Ucapan Selamat Putin Atas Keberhasilan Pasukannya Menguasai Luhansk"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT