Tax Amnesty Jilid II Tutup 2 Hari Lagi, yang Belum Ikut Buruan!

ADVERTISEMENT

Tax Amnesty Jilid II Tutup 2 Hari Lagi, yang Belum Ikut Buruan!

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 28 Jun 2022 10:31 WIB
Peserta Tax Amnesty
Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Jakarta -

Program Pengungkapan Sukarela (PPS) alias tax amnesty jilid II tersisa 2 hari lagi dari batas akhir 30 Juni 2022. Buat yang belum ikut, wajib pajak masih punya kesempatan berpartisipasi dalam program ini.

Dikutip dari situs pajak.go.id, Selasa (28/6/2022), tercatat 160.433 wajib pajak sudah mengikuti program tax amnesty jilid II dengan 197.895 surat keterangan. Pendapatan yang berhasil dikantongi negara lewat pajak penghasilan (PPh) senilai Rp 39,54 triliun.

Pendapatan itu diperoleh dari harta bersih yang diungkap wajib pajak senilai Rp 390,15 triliun. Terdiri dari deklarasi dalam negeri dan repatriasi Rp 337,1 triliun, serta deklarasi luar negeri Rp 37,51 triliun.

Dari total tersebut, jumlah harta yang diinvestasikan mencapai Rp 15,62 triliun. Peserta tax amnesty jilid II ini bisa memilih untuk berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN) atau berinvestasi di perusahaan yang bergerak di bidang hilirisasi sumber daya alam (SDA) atau energi baru dan terbarukan (EBT).

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berharap partisipasi dari seluruh wajib pajak di sisa waktu periode tax amnesty jilid II ini.

"Kepada wajib pajak, kami imbau agar segera memanfaatkan program ini mumpung masih ada kesempatan," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kementerian Keuangan, Neilmaldrin Noor dalam keterangan tertulis.

Bagi wajib pajak yang mau lapor harta perolehan dalam program ini, caranya login ke situs djponline.pajak.go.id. Berikut cara ikut tax amnesty jilid II:

1. Masuk ke laman djponline.pajak.go.id atau pps.pajak.go.id.
2. Pilih menu buat laporan, kemudian pilih jenis kebijakan, masukkan pemberitahuan ke berapa yang akan dibuat, pilih media pengiriman token, lalu kirim permintaan. File Pdf akan terunduh.
3. Buka file Pdf menggunakan aplikasi Adobe Accrobat Reader DC.
4. Isi formulir sesuai dengan judul
- Rincian harta bersih
- Daftar utang
Tekan tambah untuk menambahkan kolom dan tekan hapus untuk menghapus kolom.
5. Tekan selanjutnya untuk masuk ke induk. Isi kolom identitas yang masih berwarna putih.
6. Tekan kirim jika formulir telah selesai diisi.
7. Masukkan kode verifikasi (token) yang diterima melalui email atau SMS kemudian tekan kirim.
8. Kembali ke laman pps.pajak.go.id menu Draft. Jika mengikuti kebijakan II, unggah Surat Pencabutan Permohonan Gugatan, Banding, dan/atau Peninjauan Kembali yang belum diterbitkan Putusan.
9. Tekan tombol pembayaran pada kolom aksi untuk membuat kode billing. Terdapat 3 pilihan:
- Membuat id billing
- Konfirmasi pembayaran id billing
- Konfirmasi pembayaran yang id billing-nya tidak dibuat melalui laman pps.pajak.go.id, kemudian tekan proses.
10. Pembayaran billing dilakukan melalui bank persepsi. Setelah melakukan pembayaran, tekan tombol pembayaran pada menu aksi, jika kode jenis pajak dan kode jenis setoran sudah sesuai, data akan muncul pada halaman tersebut.
- Kode jenis pajak 411128
- Kode jenis setoran: Kebijakan I 427, Kebijakan II 428
11. Jika telah selesai melakukan pembayaran, tekan tombol "Kirim Data SPPH" pada Menu "Aksi".
12. Ambil kode verifikasi dengan menekan tombol "DI SINI", kemudian pilih media pengiriman kode verifikasi dan kirim token. Masukkan kode verifikasi yang diterima melalui email atau SMS, kemudian tekan tombol kirim SPPH.

Simak juga video 'Ekonom soal Tax Amnesty Jilid II: Banyak Mudaratnya':

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT