ADVERTISEMENT

IIF Guyur Rp 500 M untuk Proyek Satelit Nusantara 1

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 29 Jun 2022 19:15 WIB
Ilustrasi Satelit, Satelit
Foto: Photo by NASA on Unsplash
Jakarta -

Proyek Satelit Nusantara 1 terus dikebut sejalan dengan pendanaan baru Rp 500 miliar yang digelontorkan oleh Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Kesepakatan refinancing ini ditandatangani pada tanggal 29 Juni 2022 di kantor PT PSN Enam Indonesia (PSN 6).

Penandatanganan ini antara PSN 6 dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), Bank BCA (BCA), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Ketiga institusi keuangan tersebut secara resmi ditunjuk oleh PSN 6 sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunners (JMLAB).

Presiden Direktur IIF, Reynaldi Hermansjah menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan kontribusi berkelanjutan IIF terhadap pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Sejak IIF masuk ke sektor infrastruktur telekomunikasi, IIF terus mendukung sektor ini di berbagai segmen seperti backbone serat optik (Palapa Ring), penyedia layanan internet, penyedia menara telekomunikasi, operator telekomunikasi, dan pusat data.

"Partisipasi kami dalam kesepakatan ini akan menjadi door opener bagi proyek satelit berikutnya, sekaligus melengkapi segmen portofolio IIF di sektor telekomunikasi. Setelah kesepakatan ini diharapkan akan diikuti oleh proyek-proyek prospektif lainnya," kata Reynaldi.

Satelit Nusantara 1 merupakan satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) yang akan memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar dibandingkan dengan satelit konvensional yang ada saat ini.

Area cakupan dari satelit ini menjangkau seluruh pelosok Indonesia dan mencakup seluruh wilayah Asia Tenggara. Selain memperluas dan menjangkau internet di Indonesia Timur, satelit ini juga sebagai upaya pemerataan akses internet hingga ke desa-desa dan diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nasional.

Satelit Nusantara 1 adalah satelit komunikasi geo stasioner (GEO) Indonesia yang dimiliki oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN) yang telah dikembangkan sejak tahun 2017 dan berhasil diluncurkan ke jalur orbit dari Kennedy Space Center di Orlando, AS dan beroperasi penuh sejak Oktober 2019.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT