ADVERTISEMENT

Petani Bisa Tebus Pupuk Subsidi 'Modal' KTP, Ini Caranya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 18 Jul 2022 21:15 WIB
Memasuki musim tanam awal tahun 2021, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk subsidi dan non subsidi untuk petani.
Foto: Dok. Pupuk Indonesia
Jakarta -

PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan uji coba digitalisasi penebusan pupuk subsidi di Bali. Uji coba ini memperkenalkan aplikasi Rekan untuk menebus pupuk subsidi oleh para petani.

Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Musdalifah Mahmud mengatakan digitalisasi penebusan pupuk bersubsidi akan diterapkan di beberapa Kios Pupuk Lengkap (KPL) sekaligus sebagai pilot project. Menurut Musdalifah, Implementasi Rekan menandakan bahwa pemerintah terus memberi kemudahan kepada petani dalam menebus pupuk subsidi.

"Pemerintah terus berupaya memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi melalui digitalisasi dalam pendistribusian dan penebusan pupuk bersubsidi, juga penyusunan data penerima subsidi pupuk agar lebih tepat sasaran," katanya,dikutip dari pernyataan tertulisnya, Senin (18/7/2022).

Rekan dapat mempermudah dan mempercepat kios pupuk dalam melakukan penjualan, baik secara ritel maupun komersial. Musdalifah berharap, penebusan pupuk subsidi secara digital ini dapat diintegrasikan dengan sistem pendataan petani yang dimiliki oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan, Mohammad Hatta mengatakan, sistem digitalisasi merupakan upaya pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi.Hal ini juga sebagai antisipasi dinamika geopolitik akibat konflik Rusia dan Ukraina.

Perang Rusia dan Ukraina berdampak besar bagi sektor pertanian. Konflik tersebut mengganggu rantai pasok global, menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa termasuk bahan baku pupuk.

"Tujuan utama pengembangan sistem ini di antaranya memudahkan petani menebus pupuk bersubsidi dengan cukup membawa KTP tanpa harus membawa fotocopy seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Hatta.

Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji Winanteya Ruky mengungkapkan, Rekan merupakan sistem digitalisasi terbuka yang dapat meningkatkan layanan kepada seluruh pihak terkait. Aplikasi ini dapat juga membantu kios dalam memonitor penjualan dan memberikan efisiensi pencatatan data transaksi.

"Rekan merupakan salah satu inisiatif strategis klaster pupuk dan pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Aplikasi Rekan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi penyaluran pupuk bersubsidi," pungkasnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT