ADVERTISEMENT

Jurus China Pulihkan Ekonomi Sehabis Digebuk Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 23 Jul 2022 19:06 WIB
Ilustrasi bendera China/ebcitizen.com
Foto: Internet/ebcitizen.com
Jakarta -

China saat ini sedang berusaha keras untuk memperkuat perekonomian pada kuartal ketiga. Caranya adalah melakukan meningkatkan lapangan kerja sampai menstabilkan harga.

Dikutip dari Reuters ekonomi terbesar kedua di dunia itu tidak mengalami kontraksi pada kuartal II. Namun tetap tumbuh 0,4% secara tahunan. Hal ini karena China masih tertekan akibat lockdown yang dilakukan lagi karena peningkatan kasus.

Akibat kebijakan itu sektor properti mengalami perlambatan dan indeks konsumen juga tertekan. Karena itu pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sekitar 5,5%.

Pemerintah menyebut memang kebijakan nol COVID ini membuat sejumlah sektor tertekan. Untuk memacu pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah mengubah strategi lama dengan strategi baru.

"Kami akan menempuh kebijakan untuk menguatkan fondasi pemulihan ekonomi dan berusaha untuk menstabilkan ekonomi dalam kisaran yang wajar dan memberikan prioritas untuk mencapai tujuan menstabilkan lapangan kerja," tulisnya, Sabtu (23/7/2022).

Angka pengangguran di China turun menjadi 5,5% pada Juni, pada Mei tercatat 5,9%. Namun pengangguran di usia muda tercatat 19,3% ini merupakan rekor tertinggi.

Indeks harga konsumen China naik 2,5% dari tahun sebelumnya pada bulan Juni 2022. Ini merupakan yang tertinggi dalam 23 bulan. Kemudian untuk pendanaan proyek infrastruktur dan mendukung pertumbuhan, pemerintah juga memberikan bank US$ 118 miliar dalam bentuk kredit baru dan mengizinkan penerbitan obligasi hingga 300 miliar yuan.

Pemerintah juga mendorong investasi dan percepatan proyek pembangunan infrastruktur dan menciptakan peluang kerja bagi migran dan masyarakat.

Pada akhir Juni, 90,7% pekerja migran yang kembali ke provinsi telah mendapatkan pekerjaan. Lembaga keuangan di China harus menerbitkan yang fleksibel untuk kredit konsumen yang terdampak COVID.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT