ADVERTISEMENT

Laptop Impor Minggir Dulu, Pemerintah Mau Borong Axioo hingga Zyrex

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 29 Jul 2022 16:52 WIB
Axioo MyBook 14F
Axioo/Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta -

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melakukan konsolidasi pengadaan laptop dalam negeri. Sejumlah merek lokal masuk kriteria dalam pengadaan pemerintah tersebut.

Adapun kriteria yang ditetapkan yakni memiliki sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 25% ke atas. Untuk laptop chromebook yang masuk kriteria yakni Acer, Axioo, Advan, Zyrex, Supertone, dan Libera. Sementara, untuk administrasi perkantoran yakni Acer, Axioo dan Zyrex.

Kepala LKPP Abdullah Azwar Anas menjelaskan konsolidasi ini merupakan upaya pemerintah untuk melakukan efisiensi. Semula, pengadaan barang terpisah-pisah padahal berasal dari sumber anggaran yang sama.

"Ini bagian upaya pemerintah untuk melakukan efisiensi yang semula pengadaan barangnya terpisah-pisah. Begitu terpisah-pisah ini harganya mahal, padahal sumber uangnya sama," katanya dalam konferensi pers, Jumat (29/7/2022).

Dengan konsolidasi, maka harga laptop bisa ditekan karena diskon yang didapat lebih banyak. Hal ini bukan hanya menguntungkan pemerintah, tapi juga produsen.

"Begitu bersama-sama dikonsolidasi ternyata diskonnya banyak dan murah. Dan ini bukan hanya menguntungkan buat efisiensi negara, tapi memberikan kepastian kepada industrinya karena kontrak payungnya akan ada diberi kepastian akan dibeli oleh kita," jelasnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Odo RM Manuhutu mengatakan, kriteria laptop yang masuk dalam pengadaan pemerintah ialah produk dan merek dalam negeri.

"Kriterianya adalah produk dalam negeri dan merek dalam negeri, kenapa ini kita lakukan, tidak ada negara lain yang akan mempromosikan merek atau produk dalam negerinya selain bangsanya sendiri," katanya.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT