ADVERTISEMENT

Gelombang Panas Kembali Hantam Inggris, Perusahaan Air Minum Kelabakan

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 11 Agu 2022 12:09 WIB
Waduk Ardingly di Inggris mengering akibat gelombang panas yang melanda negera tersebut.
Gelombang Panas Bikin Waduk Ardingly Inggris Mengering/Foto: REUTERS/TOBY MELVILLE
Jakarta -

Gelombang panas kembali menghantam Eropa. Bahkan di Inggris saja, perusahaan ar minum, Thames Water kelabakan karena kekurangan pasokan air.

Hal ini mengakibatkan peringatan rambu kuning diberlakukan di negara Ratu Elizabeth itu. Suhu di beberapa daerah mencapai 35 derajat celcius, hingga Thames Water mengumumkan rencana larangan penggunaan pipa air.

Perusahaan ini melayani 15 juta orang di seluruh bagian selatan Inggris, termasuk London. Pihaknya mengatakan, pasokan terganggu karena masalah teknis. Tidak hanya itu, kebutuhan air masyarakat juga tidak sebanding dengan pasokan air yang tengah menurun saat ini.

Penduduk di desa Northend, Oxfordshire mengatakan mereka tidak bisa mandi, menyiram toilet, atau menyiapkan makanan selain menggunakan air kemasan.

Di sisi lain, pihak Thames Water, Cathryn Ross mengatakan, kondisi penyimpanan air perusahaan tersebut sangat rendah. Ditambah lagi, musim panas kali ini curah hujan kurang dari 65% dari yang diperkirakan.

"Kami sedang melihat kurang dari 75% dari penyimpanan kami saat ini ke tempat yang kami harapkan," kata Ross dikutip dari BBC, Kamis (11/8/2022).

Ross menambahkan, Thames Water berencana memberlakukan penghematan air, meningkatkan penyimpanan, dan perencanaan pembuatan waduk baru untuk persiapan musim panas ke depannya, di mana kondisinya berkemungkinan lebih panas lagi.

Oleh sebab itu, Ross mengatakan, pihaknya akan mengumumkan pembatasan penggunaan air sebagai tanggapan atas prakiraan cuaca yang lebih panas dan kering, dengan waktu akan dikonfirmasi lebih lanjut. Pembatasan itu akan menjadi yang ketiga diterapkan di Inggris tahun ini, menyusul larangan Southern Water yang dimulai Jumat lalu di Hampshire dan Isle of Wight.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Simak juga Video: Panas Esktrem Melanda Inggris dan Wales, Begini Kondisinya!

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT