ADVERTISEMENT

Upaya Tokopedia Fasilitasi Usaha Lokal Berdayakan Ekosistem Digital

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Jumat, 12 Agu 2022 15:44 WIB
Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Menyambut Hari UMKM Nasional 12 Agustus 2022, Tokopedia bersama KemenKopUKM RI bekerja sama dengan Garda Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi). Dalam kerja sama ini dilakukan sosialisasi dan fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM mitra Tokopedia, digitalisasi warung dan Kelas Akselerasi Digital.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia yang senantiasa menjadi mitra pemerintah dalam mengakselerasi transformasi digital UMKM di tanah air. Tiga tahun ke belakang berjuang bersama menghadapi tantangan pandemi, kita memahami pentingnya UMKM untuk mengoptimalkan ekosistem digital, bukan hanya untuk bertahan, namun pulih dan semakin kokoh sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional," kata Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2022).

Teten meyakini peningkatan jumlah UMKM yang masuk ke ekosistem digital akan menjadi fondasi bagi Indonesia untuk dapat mengoptimalkan potensi ekonomi digital yang diproyeksi pada tahun 2030 akan mencapai Rp 4.531 triliun. Pada Juni 2022, ulas Teten, KemenKopUKM mencatat sudah ada sebanyak 19,5 juta pelaku UMKM atau sebesar 30,4% dari total UMKM telah hadir pada platform e-commerce.

Sementara itu, VP of Marketplace Tokopedia Yudhiaji Kusuma menyampaikan Tokopedia melalui inisiatif Hyperlocal, mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan penjual dengan pembeli setempat agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh. Salah satu manifestasinya, yaitu halaman kurasi produk UMKM setempat 'Kumpulan Toko Pilihan' (KTP) berdasarkan lokasi pengguna.

"Deretan inisiatif tersebut berdampak positif. Selama semester I 2022 dibandingkan dengan periode yang sama di 2021, Mempawah, Lampung Barat dan Lombok Utara adalah beberapa daerah dengan kenaikan jumlah penjual tertinggi," papar Yudhiaji.

Sebelum merumuskan inisiatif atau inovasi, yang sesuai dengan kebutuhan sekitar 12 juta penjual, Tokopedia melakukan riset komprehensif lewat tim yang dipimpin oleh Head of Product and UX Research Tokopedia, Jesslyn Siswanto.

Contoh lain dari inisiatif atau inovasi yang sesuai kebutuhan penjual, antara lain pengembangan konten di Pusat Edukasi Seller, fitur Bundling Produk dan Banner Toko, serta masih banyak lagi. Kemudahan ini dimanfaatkan oleh UMKM lokal, seperti UniNam, iniTempe dan Heritage Brass.

Pemilik usaha rendang UniNam Merri Aisir memberdayakan ibu-ibu di sekitar dapur UniNam dan membantu para petani dan peternak di Payakumbuh, Sumatera Barat. Dengan modal awal hanya Rp 2 juta, kini omzet UniNam bisa mencapai puluhan juta rupiah.

"Saya tidak berhenti belajar memakai berbagai fitur di Tokopedia karena sangat memudahkan dalam berjualan online. Salah satu yang terus saya manfaatkan adalah fitur Bundling Produk, yang membantu mengelola persediaan produk agar tidak menumpuk," ungkap Merri.

Berlanjut ke halaman berikutnya >>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT