ADVERTISEMENT

Harga Pertalite Mau Naik, Ini Jurus Kemendag Biar Pangan Tak Meroket

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 14:49 WIB
Harga Pangan
Foto: Harga Pangan (Ilyas Fadilah/detikcom)
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut pemerintah sedang membahas kenaikan harga BBM jenis Pertalite. Selama ini harga Pertalite ditentukan pemerintah dan tidak dilepas ke mekanisme pasar.

Arifin mengatakan pembahasan kenaikan harga Pertalite intens dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Namun bila harga BBM jadi naik, maka ongkos distribusi bahan-bahan pokok berpotensi naik juga.

Terkait hal ini, Kementerian Perdagangan menyatakan tengah menyiapkan beberapa upaya jika harga BBM naik.

"Ada program Tol laut, Jembatan Udara, sama Griya Maritim. Kita lebih banyak ke situ sama koordinasi dengan teman-teman Pemda," kata Plt Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Isy Karim di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).

Isy akan memprioritaskan program tersebut untuk mengantisipasi kenaikan BBM Pertalite. Kemendag pun disebut akan terus berkoordinasi dengan Bappennas.

"Yang paling utama koordinasi nanti dengan pemain pelaku barang usaha dan pokok, kemudian Pemda dan dengan Bappenas. Koordinasi macam-macam, memang judulnya koordinasi tapi isinya akan banyak yang bisa kita lakukan. Kalau misalnya terjadi kenaikan-kenaikan maka Kemendag akan segera berkoordinasi dengan ini," sambungnya.

Terkait Tol Laut, Kemendag menyatakan fasilitas ini dapat meringankan biaya transportasi yang selama ini mahal. Kemendag melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan sebelumnya menggunakan Tol Laut untuk pengiriman bahan kebutuhan pokok, salah satunya minyak goreng.

"Mudah-mudahan dengan kerja sama kita Tol Laut yang diprogram Kemenhub, maka Papua, Maluku, NTT bisa menikmati juga minyak kemasan sederhana dengan harga Rp 14.000/liter," ucapnya beberapa waktu lalu.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT