Beli Ikan di Pasar Ini Nggak Ditimbang Dulu, Kuncinya Saling Percaya

ADVERTISEMENT

Tapal Batas

Beli Ikan di Pasar Ini Nggak Ditimbang Dulu, Kuncinya Saling Percaya

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Minggu, 21 Agu 2022 09:59 WIB
Pasar Ikan Tarempa
Pasar Ikan Tarempa (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)
Kepulauan Anambas -

Belanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Ikan Tarempa seperti diajak ke masa lalu. Di Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas itu, jual beli ikan tak perlu menggunakan timbangan, yakni cukup dengan perkiraan.

Para pedagang ikan mengaku praktik jual beli ikan seperti ini bahkan sudah berlangsung sejak lama. Banyaknya ikan di perairan Anambas jadi alasan mereka tak takut rugi untuk menjual ikan tanpa ditimbang lebih dahulu.

"Jual ikan tanpa ditimbang ini sudah lama. Dari zaman saya belum lahir sudah begitu. Saya lahir tahun 60. Belum ada juga timbangan itu," ungkap salah satu pedagang ikan Yusli Usman (62) kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Menurut Yusli, Pasar Ikan Tarempa ini buka setiap hari. Semua pedagang menakar tanpa timbangan. Mereka hanya memperkirakan saja jika bobot ikan untuk tiap ekornya, apakah sudah mencapai bobot yang diminta pembeli.

Lebih lanjut, kata dia, jika bobot ikan tersebut kurang dari bobot yang diperkirakan, maka ikan untuk jenis yang sama akan ditambah lagi sampai bobot tersebut sesuai dengan yang diperkirakan. Pembeli pun jadi tak khawatir.

"Kalau di pasar ini dikira-kira aja. Harganya 1 ekor ikan tongkol yang besar ukuran 1 Kg Rp 25.000. Kalau yang kecil (harganya) Rp 22 ribu. Kadang kita lebihkan beberapa ekor jika ikan itu tak cukup sekilo walaupun kadang seekor itu lebih dari sekilo beratnya," jelasnya.

Pasar Ikan TarempaPasar Ikan Tarempa Foto: Rafida Fauzia/detikcom

"Nggak rugi. Malah untung kalau (jual) per ekor. Kalau timbang kan cuma Rp 30 ribu. Kalau per ekor bisa Rp 50 ribu. Kan untung Rp 20 ribu. Dari pembeli nggak masalah, malah lumrah saja," imbuhnya.

Hal ini juga diamini oleh para pembeli. Sabariah (53) misalnya, ia biasa membeli ikan tongkol untuk dijadikan bahan pelengkap sambal dan isian kue. Ia tak mempermasalahkan saat membeli ikan tanpa ditimbang.

"Nggak pakai timbangan. Kalau jual ikan memang eceran saja. Dikasih berapa berapa ekor, itu harganya. Nggak rugi, karena sudah dirincikan. Supaya mudah juga orang beli. Sudah hafal juga (berat ikannya)," tuturnya.

Sekedar diketahui, di Pasar Ikan Tarempa masyarakat bisa memilih bermacam-macam ikan laut dengan harga terjangkau. Mayoritas ikan yang dijual yakni ikan tongkol, namun terdapat beragam jenis ikan lainnya seperti ikan manyuk, selayang, ikan karang, ikan kerapu merah dan cumi.

Pasar Ikan TarempaPasar Ikan Tarempa (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Para pedagang ikan di sana mayoritas merupakan nasabah dari BRI. Seperti Yusli Isman (62), dia biasa menabung hasil keuntungan dari jual ikan langsung ke BRI, dengan harapan bisa memiliki dana darurat untuk bisa digunakan di lain hari.

Kaunit BRI Tarempa Farid Asparudin mengatakan BRI selalu hadir memberi pelayanan perbankan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapabilitas usaha. Tak hanya melalui kantor unit, BRI juga hadir melalui Teras Kapal BRI.

Teras BRI Kapal ini sudah beroperasi selama 2 tahun dan telah menjangkau 6 wilayah di Anambas untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mendukung ekonomi kerakyatan di pulau-pulau terpencil yang sulit di akses masyarakat Kepulauan Anambas.

detikcom bersama BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas perkembangan ekonomi, infrastruktur, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan Indonesia. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!



Simak Video "Uniknya Pasar Tarempa, Jual Ikan Tanpa Timbangan dan Harus Uang Kertas"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT